Senin, 09 September 2019

Al Qiyadah Wal Jundiyah

Pimpinan dalam satu jama'ah, ibarat kepala bagi tubuh. Inilah yang menentukan seluruh tujuan dan di sini pula tempat berkumpulnya segala macam informasi. Sebenarnya bergerak dalam satu jamaah adalah tugas, tanggung jawab, dan amanat yang harus dipikul tanpa harus melihat tingkat kepemimpinan. Setiap tindakan yang merugikan kedudukan pemimpinnya, akan merusak persatuan, kesatuan, dan kekuatan jamaah.

Sementara, kaum muslimin merupakan satu angkatan yang bergerak dan berjuang bersama Islam. Kehadiran seorang pemimpin yang tangguh lagi brilian akan sia-sia saja tanpa didukung oleh anak buah yang solid, tangguh, dan siap berkorban dalam kondisi apapun.

Berkaitan dengan masalah di atas, Imam Hasan Al Banna mengatakan,

"Kedudukan pimpinan dalam Dakwah Ikhwanul Muslimin adalah sebagai ayah dalam kaitan ikatan hati, sebagai guru dalam kaitan mengajarkan ilmu yang bermanfaat, sebagai syaikh dalam kaitan pendidikan ruhani dan sebagai pimpinan dalam mengendalikan kebijakan umum dakwah. Dakwah kita memadukan semua pengertian tersebut... hanya di awal perjalanan, Anda sempat memuji pimpinan, tetapi jika telah berada di tengah perjalanan yang penuh resiko mengerikan, tidak ada bekal dan persiapan umat ini kecuali jiwa yang beriman, tekad yang kuat dan benar yang rela berkorban dan tampil ke gelanggang dalam keadaan apapun. Jika tidak ada kader seperti itu, kama kekalahan dan kegagalan telah menghadangnya."

Inilah gambaran singkat hubungan yang erat antara pemimpin dan anggotanya dalam Islam. Syaikh Musthafa Masyhur, menengarai masalah ini dalam bukunya Al-Qiyadah wal Jundiyah.


Deskripsi :

Judul : Al Qiyadah Wal Jundiyah

Judul Asli : Bainal Qiyadah Wal Jundiyah
Penerbit : Al-I'tishom
Penulis : Syaikh Mushthafa Masyhur
Ukuran : 11.5 x 17.5 cm
Halaman : 181 hal
Cover : SC
ISBN : 979-9516-05-6

Cetakan Kedua, Mei 2006



DAFTAR ISI :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ibadah Sepenuh Hati

Ibadah itu nikmat! Dalam lantunan surat Al-Fatihah, terjadi dialog syahdu antara seorang hamba dengan Rabbnya. Di kegelapan yang hening, ter...