Tampilkan postingan dengan label 15 Dunia Islam Kontemporer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 15 Dunia Islam Kontemporer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Maret 2021

Palestina Nasibmu Kini

 



"Israel akan berdiri dan tetap akan berdiri sampai Islam menghancurkannya, sebagaimana telah dihancurkan sebelum ini".

"Dunia Islam kini sedang terbakar.
Setiap kita berkewajiban segera menyiramkan air sekalipun sedikit untuk memadamkan api yang bisa dipadamkan tanpa menunggu orang lain.



Deskripsi :

Judul : Palestina Nasibmu Kini
Judul Asli : -
Penerbit : Yayasan SIDIK
Penulis : Yayasan SIDIK
Ukuran : 18 x 21.5 cm
Halaman :  xii + 237 halaman
Cover : SC
ISBN : -

Sinopsis :


DAFTAR ISI :

KATA PENGANTAR

I. SISI LAIN PERJANJIAN PLO-ISRAEL

II. PALESTINA DALAM LINTASAN SEJARAH

III. BAYANG-BAYANG PERANG MASA DEPAN TERHADAP ISLAM

IV. PERJUANGAN PALESTINA ANTARA PIAGAM PLO DAN HAMMAS

V. KONSPIRASI BESAR BALFOUR

VI. PERJANJIAN GAZA DAN ARIHA

VII. ANATOMI "PENGKHIANATAN"

VIII. TENTANG PLO DAN ARAFAT

IX. YANG TURUT BERPERAN DI BALIK PERUNDINGAN GAZA DAN ARIHA

X. PANDANGAN, KOMENTAR, DAN SIKAP SEKITAR PERJANJIAN GAZA DAN ARIHA

XI. PERNYATAAN GERAKAN-GERAKAN ISLAM DAN NASIONAL

XII. BUAH PENGKHIANATAN ITU

XIII. PERJANJIAN YORDANIA - ISRAEL

PENUTUP



Parade Heroik Pembebas Palestina


 

Nurjannah Hulwani adalah salah satu dari sedikit perempuan Indonesia yang menghabiskan usia dan upaya hingga harta dan raganya untuk membela perempuan Palestina dan anak - anak melalui Adara Relief Internasional. Dalam buku Parade Heroik Pembebas Palestina Ia menuangkan mutiara perasaan dan perjuangannya yang berawal dari unggahannya di Facebook tentang aksi Great Return March 2018 tentang keberanian yang dimilki warga Gaza kesabaran dan keteguhan mereka menghadapi tekanan blokade Zionis Israel.





Deskripsi :

Judul : Parade Heroik Pembebas Palestina
Judul Asli : -
Penerbit : Gema Insani
Penulis : Nurjanah Hulwani
Ukuran : 14.5 x 20.5 cm
Halaman : xxvi + 106 halaman
Cover : SC
ISBN : 978-602-250-629-4

Cetakan Pertama, Februari 2019



Sinopsis :


Daftar Isi :


Perjuangan Wanita Ikhwanul Muslimin

 

Zainab Al-Ghazali Al-Jabili Ketua Umum Jamaah Muslimat, mengalami kecelakan lalulintas bulan Februari 1964. Mobilnya ditabrak hingga terbalik. Konon tangan Gamal Abden Naser ikut berperan dalam kecelakaan yang meretakkan tulang pahanya hingga perlu menjalani pembedahan.

Jamaat Muslimat dibentuk sekitar tahun 1357 H/1936 M. Hasan Al Banna Ketua Umum Ikhwanul Muslimin yang merencanakan pembentukan Bagian Wanita Ikhwanul Muslimin, mengundang Jamaat Muslimat untuk berintegrasi ke dalam Ikhwanul Muslimin. Undangan ini ditolak Zainab.

Setelah Ikhwanul Muslimin dibubarkan oleh rezim Naser, sehari setelah kejadian itu, Zainab Al-Ghazali berbaiat kepada Allah di hadapan Hasan Al Banna, bahwa ia akan berjuang melancarkan dakwah Islam sebagaimana yang dicita-citakan oleh Ikhwanul Muslimin.

Juli 1965 terjadi penangkapan besar-besaran terhadap para anggota Ikhwanul Muslimin. Pada bulan Juli 1965, Sayyid Qutb, Abdul Fattah Abduh Ismail, Muahmmad Yusuf Huwasy dan Zainab Al-Ghazali, para tokoh pendidikan pemuda di Darul Arqam, ditangkap. Setelah melalui proses penyiksanaan yang teramat kejam, mereka semua diadili dan dijatuhi hukuman mati, kecuali Zainab Al Ghazali yang dijatuhi hukuman seumur hidup. Tanggal 20 Agustus 1965 Zainab ditangkap. Tanggal 10 Agustus 1971 ia dibebaskan. Pengalamannya selama hampir enam tahun hidup seperti dalam hutan belantara yang sesak dengan binatang buas, hidup dalam kegelapan sambil meraba-raba mencari sepotong hati mansusia, ia tulis semua dalam buku ini.




Deskripsi :

Judul : Perjuangan Wanita Ikhwanul Muslimin
Judul Asli : -
Penerbit : Gema Insani
Penulis : Zainab Al-Ghazali
Ukuran : 12 x 17.5 cm
Halaman : 202 halaman
Cover : SC
ISBN : 979-561-229-8

Cetakan kedua belas, Agustus 2000



Sinopsis :


Daftar Isi :


Rabu, 24 Februari 2021

Yahudi Mengapa Mereka Berprestasi


Banyak pemilik perusahaan dan pakar di berbagai bidang yang berpengaruh di dunia saat ini adalah keturunan Yahudi. Padahal, secara jumlah mereka jelas kalah dengan umat lslam dan kaum Nasrani. Mengapa bangsa ini begitu mendominasi dunia, bahkan begitu banyak barang yang kita konsumsi atau kenakan merupakan hasil karya atau produksi perusahaan mereka?

K.H. Toto Tasmara menjabarkan lima karakter unik orang Yahudi:

  1. Ethnocentrism - Memiliki kebanggaan, bahkan fanatisme rasial
  2. Intelligence - Mengembangkan metode kecerdasan yang kuat
  3. Psychological intensity - Daya kesungguhan dan intensitas psikologi
  4. Assertiveness and Aggressiveness - Memiliki kemampuan untuk meyakinkan dan bersifat agresif
  5. Effective group - Memiliki daya gerak dan efektivitas kelompok

Temukan juga bidang-bidang yang mereka kuasai dan apa hubungannya kegemilangan lslam di masa Andalusia dengan kebangkitan mereka. Selamat membuka cakrawala anda




Deskripsi :

Judul : Yahudi Mengapa Mereka Berprestasi
Judul Asli : -
Penerbit : Sinergi
Penulis : K.H. Toto Tasmara
Ukuran : 15 x 21 cm
Halaman : 266 halaman
Cover : HC
ISBN : 978-979-98987-8-4

Cetakan kedua, Nopember 2010



Sinopsis :


Daftar Isi :


Zionis dan Syiah Bersatu Hantam Islam

 



Dulu orang masih mengira bahwa Iran adalah negara terdepan dalam melawan Zionisme Yahudi. Namun Buku Zionis dan Syiah Bersatu Hantam Islam punya fakta sebaliknya. Keduanya tampak di luar bermusuhan, tapi di bawah meja saling bersalaman.

Antara tahun 1962 sampai kejatuhan Syiah Pahlevi pada tahun 1979, intelejen Israel melakukan kontak kuat dengan banyak petuga Iran yang dilatih oleh militer Israel. Rezim Khomeini menghabiskan dana hingga 500 juta US Dollar guna membeli peralatan perang dari Israel sepanjang tahun 1980 hingga 1983. Bahkan keduanya terlibat secara bersamaan dalam penyerangan terhadap reaktor nuklir Irak pada tahun 1981. Tidak heran di Iran ada perpustakaan Yahudi dengan foto Khomeini di dalamnya.

Romantisme Syiah dan Zionis terus berlanjut hingga invasi Amerika Serikat pada tahun 2003. Brigade Sadr adalah milisi syiah yang melindungi tentara George Bush dari Kuwait menuju Baghdad melewati gurun pasir An-Nashiriyah. Maka tidak aneh jika Ali As-Sistani (Ulama Syiah Irak) yang biasanya lantang dalam menyuarakan perang atas invasi Israel tapi melarang jihad melawan hegemoni Amerika Serikat di Irak. Itulah skandal sejarah yang dilakukan oleh sumber Syiah tertinggi di negeri 1001 malam itu.

Buku "Zionis dan Syiah Bersatu Hantam Islam" ini menjadi sebuah rujukan otoritatif dalam membuka mata umat tentang relasi Syiah dan Zionis yang dilakukan dari waktu ke waktu. Semuanya dibongkar mulai dari Iran, Irak, Suriah, hizbullah, hingga potret penindasan sistematis terhadap ahlussunnah di negeri Syiah terbesar di dunia.


Ditulis oleh seorang Jurnalis Islam yang menekuni kajian Zionisme Internasional dan dijabarkan dengan gaya menulis yang enak dibaca. Sangat kaya data dan fakta demi menyadarkan umat bahwa musuh umat Islam sejatinya bukan saja Zionis, tapi juga Syiah.

“Selama ini orang Syiah selalu menuduh dan membuat propaganda bahwa kaum Wahabi identik dengan zionis, anehnya dalam buku ini dibongkar bahwa sesungguhnya Syiah berkolaborasi dengan zionis, seperti ada konspirasi lempar batu sembunyi tangan dalam kasus Syiah dan zionis, wallahu a’lam bish shawab.“ Ustadz Bachtiar Nasir (Sekjen MIUMI dan Ketua (FIPS) Forum Indonesia Peduli Syam)




Deskripsi :

Judul : Zionis dan Syiah Bersatu Hantam Islam
Judul Asli : -
Penerbit : Aqwam
Penulis : Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi
Ukuran : 17x 23 cm
Halaman : 496 halaman
Cover : SC
ISBN : 978-979-039-322-6

Cetakan Pertama, Maret 2014



Sinopsis :


Daftar Isi :



Kamis, 18 Februari 2021

Jangan Kalah Sama Monyet

 101 Gagasan Pemandu Pikiran pada Era Kebohongan


Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mengingatkan kita, “Akan datang pada umat manusia tahun-tahun yang penuh kebohongan. Saat itu, pembohong dianggap orang jujur. Orang jujur dianggap pembohong. Pengkhianat dianggap sebagai orang amanah. Orang amanah dianggap pengkhianat. Dan yang berbicara kepada masyarakat adalah ruwaibidhah.” Ada yang bertanya, “Siapakah ruwaibidhah itu?” Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, “Orang bodoh yang memegang urusan masyarakat.” (H.r. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al-Hakim)

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pun mengingatkan bahwa umat Islam akan mengikuti “sunnah-sunnah” Yahudi dan Nasrani, sedikit demi sedikit. Bahkan, jika mereka masuk ke lubang biawak pun, akan diikuti juga. Juga, suatu saat—kata Nabi Saw—akan tiba masa yang penuh dengan “fitnah” laksana malam gelap gulita. Pagi hari, seorang masih beriman. Sorenya, dia sudah kafir. Begitu sebaliknya. Dia jual agamanya dengan godaan dunia.

Tahun 2016, istilah post-truth ditempatkan oleh Kamus Oxford sebagai kata paling fenomenal pada tahun 2016 (word of the year 2016). Dan, era kebohongan (post-truth) pun tiba. Dimana-mana informasi kacau. Berita tak diklarifikasi kebenarannya. Berita diterima sesuai selera.

Pada era kebohongan ini, menjaga pikiran dan iman dari paham-paham menyesatkan kian tak ringan. Virus-virus pemikiran—liberalisme, sekulerisme, relativisme, feminisme, ateisme, dan sebagainya—kini bergentayangan secara bebas dan masif, merusak pemikiran dan keimanan.Nah, tubuh kita perlu imunitas fisik. Jiwa dan pikiran kita pun perlu imunitas. Insya Allah, 101gagasan pilihan yang ada di buku ini laksana vaksin pemikiran. Fungsinya membentuk pola pikir sesuai Islamic Worldview untuk meningkatkan imunitas pikir. Maka, insyaAllah, buku ini menjadi “pemandu pikiran pada era kebohongan”.


Selamat membaca. Semoga meraih ilmu dan hikmah. Amin.



Deskripsi :

Judul : Jangan Kalah Sama Monyet
Judul Asli : -
Penerbit : Pro-U Media
Penulis : Dr. Adian Husaini
Ukuran : 14 x 20 cm
Halaman : 513 halaman
Cover : SC
ISBN : 978-623-7490-29-6



Sinopsis :


Daftar Isi :


Kamis, 08 Oktober 2020

We are Wolves - Terjemahan Lengkap 24 Pasal Protocol of Zion



Mungkin ini merupakan salah satu buku paling kontroversial sepanjang sejarah. Sebuah buku yang mengungkap konspirasi jahat para sesepuh Zionis (Yahudi) untuk menghancurkan struktur masyarakat Goyim (non-Yahudi) berikut seluruh individu dan lembaganya. Sebuah rencana penaklukan dunia melalui penguasaan ekonomi, gerakan sosial berdarah, perusakan individu melalui brain washing dan demoralisasi tingkah laku. Intinya, “politik tujuan menghalalkan cara”. Bahkan, karena mengetahui kebusukan mereka inilah Hitler kemudian menangkapi orang-orang Yahudi di seluruh Eropa dan memasukan mereka ke kamar-kamar gas.

Protocol of Zion, dokumen yang terjemahannya sedang Anda pegang ini pertama kali terbit di Rusia tahun 1905. Dokumen ini kemudian diterjemahkan kedalam bahasa Inggris oleh Victor E. Marsden pada tahun 1921. Banyak peristiwa terjadi di dunia setelah itu dan banyak pula yang ternyata sejalan dengan rencana protokol ini. Perang universal, krisis ekonomi dunia, organisasi internasional, penghapusan batas-batas wilayah dan penyatuan mata uang, semua tercantum dalam dokumen ini. Ini sebelum peristiwa-peristiwa terjadi. Semuanya di rencanakan oleh orang-orang yang menganggap dirinya Bangsa Pilihan Tuhan, yaitu Bangsa Yahudi, buku ini kalau tidak mengguncangkan orang-orang yang membacanya, setidaknya akan mengubah sudut pandang mereka dalam sejarah dalam melihat berbagai peristiwa dan kebijakan di berbagai negara, termasuk apa-apa yang sedang berlangsung di negeri ini.



Deskripsi :


Judul : We are Wolves - Terjemahan Lengkap 24 Pasal Protocol of Zion

Judul Asli : The Protocol of Learned elders of zion

Penerbit : Pustaka Nauka

Penulis : Alwi Alatas

Ukuran : 13.5 x 20.5 cm

Halaman : xxvii + 163 halaman

Cover : SC

ISBN : 979-97070-0-5


Cetakan Pertama, Agustus 2002


Sinopsis :



Daftar Isi :


Jas Mewah

Jangan Sekali-Kali Melupakan Sejarah dan Dakwah



Mengapa hingga saat ini orang-orang terus menulis dan mempelajari sejarah? Padahal, selama ini sejarah tidak pernah dianggap sesuatu yang sophisticated, tidak lebih bergengsi dibandingkan bidang ilmu lain. Pun, buku-buku sejarah bukanlah genre yang diminati luas yang kemudian menjadi bestseller seperti novel, misalnya. Jawabannya, karena mempelajari sejarah itu penting.

Dua per tiga isi Al-Qur`an bercerita tentang masa lalu. Kalau tidak begitu penting, mana mungkin kitab suci berisi kisah-kisah yang amat banyak? Masa depan kita akan menjadi lebih baik bila kita sanggup mengambil pelajaran kebajikan dan kebijaksanaan dari masa lalu. Tanpa sejarah, kita akan kesulitan mengkhayalkan (baca: merumuskan) masa depan. Inilah yang diajarkan Al-Qur`an, Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, hendaklah seseorang melihat apa yang telah berlalu untuk (merencanakan) hari esok. (Q.s. al-Hasyr [59]: 18). Simak penegasan Al-Qur`an seusai bercerita, Mereka itu umat-umat (terdahulu) yang sudah lewat. Bagi mereka apa yang telah mereka perbuat dan bagi kalian apa yang telah kalian perbuat. Kalian tidak akan ditanya tentang apa yang telah mereka lakukan. (Q.s. al-Baqarah [2]: 141).

Buku ini adalah sebentuk ikhtiar penulis dalam menyampaikan urgensi sejarah tersebut, sebagai upaya mengeja (kembali) Indonesia. Di dalamnya terbagi menjadi lima bagian; sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia, sejarah dan peran pesantren, sejarah gerakan dakwah di Indonesia, sejarah tokoh umat yang sekaligus tokoh bangsa, hingga strategi islamisasi penulisan dan pengajaran sejarah.

Selamat menikmati lembar demi lembar sajian sejarah dari Dr. Tiar Anwar Bachtiar, sejarawan muda yang concern dalam penulisan sejarah Islam di Indonesia.




Deskripsi :


Judul : JAS MEWAH (Jangan Sekali-Kali Melupakan Sejarah dan Dakwah)

Judul Asli : -

Penerbit : Pro-U Media

Penulis : Dr. Tiar Anwar Bachtiar

Ukuran : 15.5 x 23.5 cm

Halaman : 392 halaman

Cover : SC

ISBN : 978-602-7820-81-4


Sinopsis :



Daftar Isi :


Mewaspadai Kudeta Syi'ah

Sejarah Berdarah Ahlusunnah di Iran



“NKRI HARGA MATI”, ini adalah slogan yang banyak terpampang pada spanduk di markas-markas TNI, Kepolisian, dan jalan-jalan. Yang menjadi pertanyaan, “Sampai kapan NKRI dapat dipertahankan?” Ketika kalimat “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dihilangkan dari Piagam Jakarta sehingga terumuslah Pancasila sebagai azas tunggal; peran politik Barat sangat jelas terlihat dan dengan mudah menginfiltrasi demokrasi sehingga memarginalisasi Pancasila dalam partai politik-partai politik yang justru bertentangan dengan sila ketiga dan keempat. Pada akhirnya, anak bangsa terkotak-kotak dan tereksodus pola pikir liberalisme yang secara sistemik menggusur jatidiri bangsa. 

Umat Islam yang mayoritas Ahlussunnah adalah partisipan politik aktif yang terus terpinggirkan karena kelangkaan individual elit politik yang tidak pernah terkulminasi mengusung syariat. “Bola panas penegakan syari'at” meledak dalam sempalan-sempalan radikal dengan mengatasnamakan agama pada aksi-aksi terornya yang banyak mengorbankan jiwa dan harta. Adapun jargon terbaru mereka adalah ISIS. Wajah Islam kembali tercoreng karenanya sesuai dengan maksud para penyandang dana. Hanya saja wajah Ahlussunnah yang sudah muram tidak mudah dipatahkan akidahnya kecuali dengan seteru mereka, Syi’ah. Serigala berbulu domba. Yang dengan cakar taqiyahnya merampas hati orang-orang awam Ahlussunnah. Mereka tidak akan puas sebelum akidah imamah mereka yang mengafirkan Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khaththab Radhiyallahu Anhuma menjadi azas negara. Buku ini adalah sejarah pembantaian Syi’ah terhadap Ahlussunnah di Iran yang memperlihatkan metodologi kudeta yang dapat menjadi rekam jejak bagi kita umumnya dan pemerintah khususnya. Lihatlah hari ini! Irak, Suriah, Yaman, dan mungkin esok mereka melakukan hal yang sama di negara kita. Wahai anak bangsa, waspadalah! Sebelum semburat matahari esok terbit anak-cucu kita melihat NKRI hanya tertulis dalam nisan!



Deskripsi :


Judul : Mewaspadai Kudeta Syi'ah

Judul Asli : Ahwal Ahli As-Sunnah fi Iran

Penerbit : Darul Falah

Penulis : Abdullah Muhammad Al-Gharib

Ukuran : 13.5 x 20.5 cm

Halaman : 424 halaman

Cover : SC

ISBN : 978-602-9208-34-4


Cetakan Pertama, Maret 2017




Sinopsis :



Daftar Isi :


Aliran dan Paham Sesat di Indonesia



Entah mengapa, di Indonesia banyak berkembang aliran dan paham yang sesat lagi menyesatkan. Mungkin karena faktor historis yang pernah lekat dengan dunia perklenikan, atau karena pernah dijajah Belanda sekian abad lamanya sehingga meninggalkan jejak kebodohan yang tak kunjung hilang, atau mungkin karena faktor lain yang belum terdeteksi. Yang jelas, hal tersebut membuat rakyat Indonesia banyak tidak mau menggunakan akal sehatnya dalam menghadapi berbagai masalah dan lebih suka jalan pintas.

Dengan kondisi masyarakat seperti ini, tumbuh suburlah berbagai paham dan aliran sesat, dari yang berskala lokal hingga internasional. Dan satu hal yang hampir pasti, kebanyakan dari mereka -atau bahkan semuanya- memakai label yang berbau keislaman.

Sebutlah misalnya, ada aliran Isa Bugis yang menganggap umat Islam sekarang masih dalam periode Makkah. Ada Inkarus sunnah yang tidak mengakui hadits Nabi. Ada Lembaga Kerasulan (LK) yang menganggap bahwa iman mereka adalah rasul saat ini. Ada juga Darul Arqam yang menganggap pemimpin mereka sebagai imam mahdi dan memperoleh wahyu melalui mimpi-mimpi. Ada Ahmadiyah yang menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi. Dan ada lagi LDII (Islam Jamaah) yang menganggap orang Islam di luar kelompok mereka sebagai najis dan kafir. Dan ada pula agama "Salamullah" made in Lia Aminuddin, yang mengaku awam agama namun mendapatkan wahyu dari Malaikat Jibril!

Selain aliran-aliran adapula paham-paham seperti yang mendakwakan sebagai Islam liberal yang menyamaratakan semua agama juga turut meramaikan bursa kelompok sesat di Tanah Air. Ada demokrasi dan deklarasi HAM yang bertentangan dengan Islam. Ada juga paham perdukunan yang akrab dengan dunia perklenikan. Ada paham tarekat tasawuf yang berlebihan. Dan lain sebagainya.

Buku ini membeberkan selu beluk -semua- aliran dan paham sesat yang ada di Indonesia kepada Anda.



Deskripsi :


Judul : Aliran dan Paham Sesat di Indonesia

Judul Asli : -

Penerbit : Al Kautsar

Penulis : Hartono Ahmad Jaiz

Ukuran : 24 x 15.5 cm

Halaman : xxvii + 366 halaman

Cover : SC

ISBN : 979-592-187-8


Cetakan Kesebelas, Nopember 2005




Sinopsis :



Daftar Isi :


Ada Pemurtadan di IAIN



IAIN (Institut Agama  Islam Negeri) ataupun yang sudah berganti nama menjadi UIN (Universitas Islam Negeri) adalah lembaga pendidikan  Islam yang diharapkan melahirkan insan-insan muslim yang cerdas, istiqamah dengan ajaran agamanya, dan berakhlak mulia. Tetapi kini,lembaga- lembaga ini dari tahun ke tahun bukannya melahirkan insan-insan sebagaimana diharapkan, namun justru  semakin jauh dari Islam.

Semenjak IAIN berpindah kiblat dari Timur Tengah sebagai pusat Islam dan beralih ke Barat dan menjejali para mahasiswanya dengan berbagai macam filsafat, pesan-pesan pemikiran yang nyeleneh, liberal, dan sebagainya, maka hasilnya bisa ditebak ; IAIN sudah kehilangan spirit Islamnya. Sebaliknya, justru yang muncul adalah mahluk-mahluk liberal, bahkan sekuler. Tak heran, jika ada yang memelesatkan bahwa IAIN adalah Ingkar Allah Ingkar Nabi !

Adalah tugas umat Islam semuanya untuk menyelamatkan IAIN dari tangan-tangan liberal sekular yang sedang bahu-membahu menghancurkan IAIN, agar dapat dikembalikan ke garis Islam yang sebenarnya. Buku ini membuat kita sadar dan tergerak untuk turut memberikan perhatian terhadap adanya pembusukan bahkan pemurtadan di IAIN



Deskripsi :


Judul : Ada Pemurtadan di IAIN

Judul Asli : -

Penerbit : Al Kautsar

Penulis : Hartono Ahmad Jaiz

Ukuran : 24 x 15.5 cm

Halaman : xxiv + 244 halaman

Cover : SC

ISBN : 979-592-280-7


Cetakan Keenam, Agustus 2006




Sinopsis :



Daftar Isi :


Senin, 21 September 2020

Sunnah Rasul, Sumber Ilmu Pengetahuan Dan Peradaban


 

Allah SWT menegaskan bahwa Islam itu adalah agama yang sempurna (QS. 5:3). Sebagai Agama yang sempurna, ia mencakup semua aspek kehidupan dan penghidupan manusia.

Ada dua sumber utama ajaran Islam, yaitu Al Qur'an dan As-Sunnah. Dr. Yusuf Qardhawi memaparkan As-Sunnah sebagai sumber ilmu pengetahuan dan peradaban.

Pandangan ini sekaligus meluruskan anggapan bahwa ilmu pengetahuan dan peradaban itu bersumber pada filsafat sebagaimana dainut oleh ilmuwan sekuler.

Di sini, penulis menguraikan suatu perspektif baru yang patut menjadi bacaan dan kajian bagi semua pecinta ilmu pengetahuan dan peradaban.



Deskripsi :


Judul : Sunnah Rasul, Sumber Ilmu Pengetahuan Dan Peradaban

Judul Asli : As-Sunnatu Mashdaran lil Ma'rifati wal Hadharati

Penerbit : Gema Insani Press

Penulis : Dr.Yusuf Qardhawi

Ukuran : 13.5 x 21 cm

Halaman : 555 halaman

Cover : SC

ISBN : 979-561-500-9


Cetakan Kedua, Desember 2000




Sinopsis :



Daftar Isi :


Ahlussunnah Waljamaah dan Dilema Syi'ah di Indonesia

 Fakta dan Data Perkembangan Syi’ah di Indonesia


Perkembangan Syi'ah di Indonesia hari demi hari semakin mengkhawatirkan. Pertumbuhan bisa dikatakan meningkat, media cetak, lembaga-lembaga pendidikan, yayasan-yayasan bermunculan menyuarakan ajaran-ajarannya.

Buku-buku yang menjelaskan kesesatan ajaran syi'ah cukup banyak. Buku-buku tersebut mendiskripsikan dan menjelaskan ajaran-ajaran Syi'ah dan titik kesesatannya.

Buku yang ada di hadapan kita ini, "Ahlusunnah Waljamaah dan Dilema Syi'ah di Indonesia" lebih banyak menyoroti data-data kongkrit yang berkaitan dengan perkembangan Syi'ah di Indonesia yang sangat mengkhawatirkan, diiringi dengan sajian akan prinsip-prinsip dasar aqidah Ahlussunnah wal Jamaah dan prinsip-prinsip ajaran Syi'ah agar para pembaca dapat mengetahui mana Ahlussunnah yang sebenarnya.

Penulis merupakan seorang da'i yang sangat memperhatikan masalah Syi'ah selama berpuluh tahun. Berbagai pertemuan perihal Syi'ah dihadirinya, baik tingkat nasional maupun internasional.


Deskripsi :


Judul : Ahlussunnah Waljamaah dan Dilema Syi'ah di Indonesia

Judul Asli : -

Penerbit : Perisai Qur’an

Penulis : Farid Ahmad Okbah, MA

Ukuran : 15.5 x 23.5 cm

Halaman : viii + 288 halaman

Cover : SC

ISBN : 978-602-9475-03-6


Cetakan Pertama, September 2012



Sinopsis :


Daftar Isi :


Pengantar penerbit ... viii

Muqaddimah ... 3

BAB I : Siapakah Ahlussunnah wal Jama'ah? ... 9

BABA II : Siapakah Syi'ah ... 23

BAB III : Bantahan Rukun Iman Syi'ah ... 35

BAB IV : Pengkhianatan Syi'ah Sepanjang Sejarah ... 47

BAB V : Syi'ah di Indonesia ... 55

BAB VI : Syi'ah Berbicara ... 67

BAB VII : Media Berbicara ... 129

  • Majalah Tabligh 2010 ... 131
  • Majalah Suara Hidayatullah, Januari 2012 ... 137
  • Umar Shihab dan Muhyidin Djunaedi tinggalkan pertemuan di MUI ... 150
  • Majalah Sabili edisi 12 tahun XIX ... 153
  • Majalah Gontor Maret 2012 ... 164
  • Majalah Tabligh 2010 ... 171
  • Tabloid Jum'at edisi 1015 tahun XXII ... 172
  • Harian Umum Republika, 19 Januari 2012 ... 184
  • Harian Umum Republika, 20 Januari 2012 ... 191
  • Harian Umum Republika, 24 Januari 2012 ... 197
  • Harian Umum Republika, 26 Januari 2012 ... 202
  • Harian Umum Republika, 27 Januari 2012 ... 207
  • Harian Umum Republika, 3 Februari 2012 ... 212

BAB VIII : Fatwa-Fatwa ... 243

  • Fatwa MUI Jakarta ... 245
  • Surat edaran Depag Jakarta ... 247
  • Fatwa MUI Jawa Timur ... 255
  • Syi'ah Menurut KH Hasyim Asy’ari ... 275
  • Musyawarah Ulama dan Umat Islam Indonesia ke-2 ... 283


Rabu, 02 September 2020

Ensiklopedia Arti Mimpi


Hampir dapat dipastikan, semua orang pernah bermimpi. Namun tidak semua mimpi adalah benar dan otentik. Mimpi para nabi dan kekasih Allah (awliya) adalah mimpi yang merupakan wahyu dari Allah, yang benar dan sakral. Rasulullah saw. bersabda. "Mimpi yang benar merupakan satu bagian dari empat puluh enam cabang kenabian".

Ada sebagian mimpi yang berasal dari setan dan menyesatkan. Mimpi mungkin juga disebabkan oleh masalah-masalah fisik atau psikologis seperti gangguan pencernaan atau gangguan emosi. Karenanya, buku ini juga mengajarkan bagaimana membedakan mimpi yang benar dari khayalan kosong, dan mimpi ilhami dari godaan setan.

Mimpi ada kalanya mampu mengarahkan jalan sejarah suatu bangsa. Mimpi Nabi Ibrahim agar mengorbankan anaknya, menunjukkan kepatuhannya kepada kehendak Allah dan kemauanya untuk parah secara mutlak kepada Allah, menjadikan dirinya sebagai Muslim sejati pertama dan juga bapak para nabi...

Buku yang ada di tangan pembaca ini, yang aslinya berjudul "Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam", ditulis oleh seorang salih yang amat termasyhur dan terhormat, seorang ulama besar dan Sufi agung. Meski buku ini memandang mimpi dan arti pentingnya dari sudut padang lslam, namun kebenaran yang menjadi landasannya dan yang disingkapkannya telah diakui sejak dahulu oleh agama-agama besar dunia. Inilah buku yang amat langka dan terkemuka dalam khazanah Islam.

Indeks panjang dan tata-letak yang diatur rapi dalam buku berharga ini membuatnya menjadi buku pegangan yang bermanfaat tentang jenis-jenis mimpi dan maknanya. Buku ini merupakan buku pedoman Islami pertama tentang tafsir dan takwil mimpi yang otentik.



Deskripsi :


Judul : Ensiklopedia Arti Mimpi

Judul Asli : Ibn Sirin's Dictionary of Dreams According to Islamic Inner Traditions

Penerbit : Pustaka Hidayah 

Penulis : Muhammad Ibn Sirin Al-Bashri

Ukuran :  cm

Halaman :  halaman

Cover : HC

ISBN : 978-979-1096-93-5


Cetakan Ketiga, Agustus 2009




Sinopsis :



Daftar Isi :


Ensiklopedi Akhir Zaman



Era 2000 hingga 2009 menjadi musim 'panas' bagi tema-tema futuristik. Banyak buku yang mengupas tentang tanda-tanda kiamat, akhir zaman, Imam Mahdi, Dajjal dan topik semisal yang diterbitkan dan beredar luas di masyarakat. Mungkin lebih dari 70 judul buku-buku bertemakan akhir zaman yang telah terbit. Lalu memasuki tahun 2010 tema tema tersebut mulai berkurang kwantitasnya. Namun tak lama setelah itu kita dikejutkan dengan apa yang tengah terjadi di Timur Tengah. Arab Spring atau angin revolusi Arab berhembus sedemikian kencangnya menerpa negara-negara Teluk. Beragam analisa dan spekulasi tentang makin dekatnya tanda-tanda akhir zaman semakin ramai dibicarakan. Dan buku-buku dengan tema akhir zaman mulai membanjiri kembali ranah publik dengan berbagai corak dan ragam. Semua seakan berlomba untuk menyuguhkan yang menarik kepada pembaca.

Berbeda dengan buku-buku akhir zaman yang telah beredar luas ada banyak hal menarik tentang akhir zaman yang sangat luar biasa yang dikupas dalam buku ini. Tidak seperti para penulis dan pemerhati tentang tema-tema futuristik yang ada, Dr. Ahmad Al-Mubayyadh telah melakukan pengkajian yang sangat mendalam dengan manhaj yang lurus, sehingga mengantarkan para pembaca pada pemahaman yang shahih. Setidaknya, inilah di antara keunggulan karya Dr Al Mubayyadh ini dibanding karya lainnya adalah :

  1. Penulis telah menjelaskan manhaj/metodologi penulisan buku ini dalam muqadimahnya. Yang paling mendasar adalah penjelasan tentang status hadits/atsar yang termuat, penjelasan makna dari kosa kata hadits dan penjelasan kontekstual hadits tersebut secara realita kekinian.
  2. Penulis membagi tanda-tanda akhir zaman dengan metode yang juga belum dilakukan oleh para penulis sebelumnya. Bukan hanya menjelaskan mana yang masuk dalam tanda kiamat kecil dan mana yang masuk tanda kiamat besar, sebagaimana yang banyak dilakukan oleh penulis tema semisal namun lebih komplek dari itu. Dimana penulis menyebutkan tanda kiamat kecil di masa nabi, tanda kiamat di era sahabat, tanda kiamat kecil yang terjadi pada salaf yang masih terus berlangsung hingga zaman sekarang, tanda kiamat kecil yang telah jelas maknanya, tanda kiamat kecil yang belum jelas maknanya, pra kondisi menuju tanda-tanda kiamat kubra, dan lainnya. Ini akan memudahkan para pembaca untuk memahami kandungan hadits-hadits fitnah yang masih musykil.
  3. Penulis juga sangat piawai dalam melakukan aktualisasi dan kontekstualisasi hadits-hadits fitnah yang masih musykil. Tidak membiarkan kebingungan atas makna dan hakikat nubuwat tersebut, namun juga tidak liar dalam interpretasinya.
  4. Penulis sangat berhati-hati terhadap hadits-hadits yang mengandung banyak kemungkinan makna dan berhasil mengkompromikan banyak riwayat yang terlihat musykil dengan metode yang sangat baik. Misalnya ketika menjelaskan tentang ikhtilaf para ulama tentang hadits Dajjal versi ibnu Shayyad dan Dajjal versi Tamim Ad-Dari Juga hadits tentang masa menetapnya nabi Isa di dunia, apakah 7 tahun atau 40 tahun, lantaran kedua riwayat tersebut sama sama shahih, ternyata penulis mampu memadukan riwayat-riwayat tersebut dengan sangat piawai.
  5. Penulis banyak sekali memaparkan hadits-hadits yang jarang ditemukan dalam pembahasan tentang fitnah dan petaka akhir zaman. Hadits tentang munculnya kendaraan setan (mobil), hadits tentang An-Nafsu Az-Zakiyah yang terbunuh sebelum datangnya Al Mahdi, hadits tentang hujan meteor sebelum keluarnya Dajjal, dan riwayat rlwayat lain yang membuat kita takjub, tentunya karena penulis juga menjelaskan kesahihan riwayat tersebut
  6. Di samping menyebutkan hadits-hadits tentang petaka dan huru-hara menjelang akhir zaman yang sering kali membuat para pembaca ketakutan secara berlebihan, penulis juga memaparkan dan menjelaskan janji janji kemenangan Islam yang bukan cuma utopi atau ilusi. Bukan cuma karena yakin akan kebenaran nubuwat, namun penjelasan tentang realitas kekinian yang diisyaratkan hadits tersebut benar-benar membuat para pembaca tidak punya pilihan lain kecuall benar benar mengimani nubuwat tersebut dengan haqqul yakin
  7. Dan yang terpenting, penulis juga banyak memaparkan solusi dan langkah yang harus diambil oleh kaum muslimin dalam menghadapi berbagai persoalan fitnah yang menimpa mereka

Masih banyak lagi kelebihan pembahasan dalam buku ini. Boleh jadi ini merupakan buku terlengkap yang mengupas secara detil dan rinci tentang hakikat fitnah akhir zaman. Selamat membaca.



Deskripsi :


Judul : Ensiklopedi Akhir Zaman

Judul Asli : Al-Mausu'ah fi Al-Fitan wa Al-Malahim wa Asyrath As-Sa'ah

Penerbit : Granada Mediatama

Penulis : Dr. Muhammad Ahmad Al-Mubayyadh

Ukuran : 19 x 26.5 cm

Halaman : 1022 halaman

Cover : HC

ISBN : 978-979-3693-12-5


Sinopsis :



Daftar Isi :



Bab Pertama : Pengantar


Pasal 1 : Pentingnya Mengetahui Tanda-Tanda Dekatnya Hari Kiamat

Pasal 2 : Studi Metodologis Terhadap Kajian Tanda-Tanda hari Kiamat

Pasal 3 : Pertanda Sughra Hari Kiamat Yang Tidak Dinyatakan Secara Jelas

Pasal 4 : Pertanda Sughra Yang Belum Terjadi

Pasal 5 : Al-Fitan (Fitnah-fitnah)

Pasal 6 : Berita Gembira


Bab Kedua : Tanda-Tanda Besar Hari Kiamat


Pasal 1 : Tanda-Tanda Yang Besar

Pasal 2 : Kejadian Alam Dan Hubungan Nya Dengan Tanda Asap

Pasal 3 : Al-Mahdi Al-Muntazhar

Pasal 4 : Dajjal

Pasal 5 : Periode Isa Alaisalam

Pasal 6 : Ya’juj Dan Ma’juj

Pasal 7 : Tanda-Tanda Berakhirnya Masyarakat Manusia

Senin, 31 Agustus 2020

Api Sejarah 1

MAHAKARYA PERJUANGAN ULAMA DAN SANTRI DALAM MENEGAKKAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA


Sejarah memang sarat dengan kepentingan. Itu sebabnya, kesadaran sejarah dikalangan umat islam sangat rendah. Padahal, dahulu kita memiliki sejarawan-sejarawan unggul: Thabari, Mas'udi, Ibnu Hisyam, Ibnu al-Atsir, Ibnu Khaldun, dan masih banyak lagi. Karena itu, buku yang ditulis Ahmad Mansur Suryanegara ini sangat berharga untuk menjernihkan sejarah. Semoga banyak lagi sejarahwan islam yang memiliki kepedulian seperti beliau.

Kita perlu membaca sejarah dan belajar dari sejarah. Buku API SEJARAH karya Ahmad Mansur Suryanegara sarat dengan informasi dan keteladanan dari para pejuang Muslim yang terdahulu. Buku ini baik sekali untuk dibaca dan sejarah para pejuang didalamnya sangat bermanfaat untuk diteladani oleh mereka yang masih memiliki "API" perjuangan.

************************

AHMAD Mansur Suryanegara menerbitkan buku baru berjudul “Api Sejarah: Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri dalam Menegakkan NKRI”. Dosen luar biasa di jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung dan UNPAD ini kembali membuka persoalan sejarah yang ditutup oleh rezim Orde Baru.

Sebagai informasi, buku “Api Sejarah” ini isinya membongkar sejarah yang disembunyikan, khususnya kezaliman kaum nasionalis dalam menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, penghilangan jejak peran ulama dan organisasi Islam dalam menegakkan NKRI, dan membongkar perselingkuhan kaum priyayi dengan penjajah Belanda.

Pasti sangat mengagetkan. Mengapa? Karena jika dilihat dari tinjauan ilmu sejarah, karya Pak Mansur ini bisa disebut sebagai historiografi politik Islam Indonesia versi sejarawan lokal. Kebenaran isinya, tentu sangat tergantung dari data, fakta, dan analisa serta tafsir yang digunakannya. Pastinya akan “mengagetkan” mereka yang selama ini menjadikan buku-buku sejarah versi Nugroho Notosusanto, Asvi Warwan, Sartono Kartodirjo, dan lainnya, sebagai buku yang valid dalam sejarah Indonesia.

Mengapa mengagetkan? Karena isi buku ini menggabungkan antara sejarah Indonesia versi nasional dengan versi Islam. Salah satunya “gugatan” tentang hari kebangkitan nasional dan pembeberan beberapa organisasi pergerakan Indonesia yang sebenarnya tidak berjuang untuk Indonesia, tetapi untuk penjajah.

Si penulis menguraikan, didirikannya Boedi Oetomo adalah untuk menandingi gerakan umat Islam yang bernama Jamiat Choir (hal.319) dan Serikat Dagang Islamiyah di Bogor sebagai tandingan dari Syarikat Dagang Islam (hal.326) yang kehadirannya mengkhawatirkan eksistensi perekonomian dan kepentingan imperialisme Belanda. Juga tafsirnya tentang sang saka “Merah Putih” sebagai bendera Rasulullah saw.

Bahkan, Ahmad Mansur Suryanegara juga menyajikan fakta tentang penghinaan terhadap Rasulullah saw yang dilakukan Partai Indonesia Raja (Parindra) pimpinan Dr.Soetomo dengan menurunkan artikel di Madjalah Bangoen, 15 Oktober 1937 (hal.508). Lebih banyak lagi persoalan sejarah yang dibongkar dalam buku Api Sejarah ini.

Pendeknya, buku yang lebih dari 600 halaman ini dapat disebut semacam penulisan ulang sejarah Indonesia baru atau membongkar historiografi nasional Indonesia yang ditulis para sejarawan istana.


************************


Tentang Pengarang:

Prof. Ahmad Mansur Suryanegara merupakan Guru Besar sejarah dari Universitas Padjajaran Bandung. Sejarah tidak bisa dilepaskan dari kehidupannya semenjak muda sudah mengeluti dan mencintai mata pelajaran Sejarah.Sosok yang menyatakan “Bila sejarawan mulai membisu hilanglah kebesaran masa depan generasi bangsa” ini penuh dengan aktivitas mengajar dan berorganisasi terutama organisasi keislaman yang beliau dirikan atau terlibat diantaranya Pendiri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Jawa Barat

Pendiri Himpunan Mahasiswa Sejarah, UNPAD Pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Jawa Barat


Beliau produktif menulis bahkan terarsip dengan baik untuk ratusan tulisan artikel yang dimuat di media massa. Selain itu buku-buku karya tulis beliau diantaranya Islam Untuk Disiplin Ilmu Sejarah. Departemen Agama RI. Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam. Direktorat Pembinaan Perguruan Tinggi Agama Islam. 1986.

Menemukan Sejarah. Wacana Pergerakan Islam Di Indonesia. Mizan. Bandung,

Muharam 1416 H/Juni 1995 M.

Pemberontakan Tentara Pembela Tanah Air - Peta di Cileunca Pangalengan Bandung

Selatan. Yayasan Wira Patria Mandiri. Jakarta. 1996.

Amerika Serikat Menolak Presiden Wanita. Darul Falah. Jakarta. Jumadil Tsani

1420 H/Oktober 1999 M.

Al-Qur’an dan Kelautan. Sejarah Maritim yang Terlupakan. Yayasan Swarna Bhumi.

Jakarta, 2000 M.



Deskripsi :


Judul : Api Sejarah 1

Judul Asli : -

Penerbit : Surya Dinasti

Penulis : Ahmad Mansur Suryanegara

Ukuran : 17.5 x 26 cm

Halaman : xxxviii + 601 halaman

Cover : HC

ISBN : 978-602-71237-1-7


Cetakan V, 10 Januari 2020




Sinopsis :



Daftar Isi :


Api Sejarah 2

Buku yang akan Menuntaskan Kepenasaran Anda akan Kebenaran Sejarah Indonesia


API SEJARAH 1 dan 2, menuturkan kembali juang jihad melancarkan perlawanan bersenjata terhadap penjajah Barat Kerajaan Katolik Portugis dan Kerajaan Protestan Belanda. Dan kerja keras para Ulama Warosatul Ambiya bersama Santri membangun kesatuan dan persatuan membela negara RI Proklamasi 17 Agustus 1945. Ulama dan Santri bersama pemerintah dan TNI menumpas Kudeta PKI. Membubarkan RIS dan menegakkan NKRI 17 Agustus 1950. 

Dengan melalui Partai Politik Islam Indonesia Masjumi, mengesahkan Lambang Negara Garuda Pantjasila (1950) dan menyelenggarakan Pemilu DPR dan Konstituante (1955). Ulama dan Santri tidak pernah absen dalam perjalanan Sejarah Bangsa dan Negara, hingga hari ini.

Tentang Pengarang:

Prof. Ahmad Mansur Suryanegara merupakan Guru Besar sejarah dari Universitas Padjajaran Bandung. Sejarah tidak bisa dilepaskan dari kehidupannya semenjak muda sudah mengeluti dan mencintai mata pelajaran Sejarah.Sosok yang menyatakan “Bila sejarawan mulai membisu hilanglah kebesaran masa depan generasi bangsa” ini penuh dengan aktivitas mengajar dan berorganisasi terutama organisasi keislaman yang beliau dirikan atau terlibat diantaranya Pendiri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Jawa Barat

Pendiri Himpunan Mahasiswa Sejarah, UNPAD Pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Jawa Barat

Beliau produktif menulis bahkan terarsip dengan baik untuk ratusan tulisan artikel yang dimuat di media massa. Selain itu buku-buku karya tulis beliau diantaranya Islam Untuk Disiplin Ilmu Sejarah. Departemen Agama RI. Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam. Direktorat Pembinaan Perguruan Tinggi Agama Islam. 1986.

Menemukan Sejarah. Wacana Pergerakan Islam Di Indonesia. Mizan. Bandung,

Muharam 1416 H/Juni 1995 M.

Pemberontakan Tentara Pembela Tanah Air - Peta di Cileunca Pangalengan Bandung

Selatan. Yayasan Wira Patria Mandiri. Jakarta. 1996.

Amerika Serikat Menolak Presiden Wanita. Darul Falah. Jakarta. Jumadil Tsani

1420 H/Oktober 1999 M.

Al-Qur’an dan Kelautan. Sejarah Maritim yang Terlupakan. Yayasan Swarna Bhumi.

Jakarta, 2000 M.





Deskripsi :


Judul : Api Sejarah 2

Judul Asli : -

Penerbit : Salamadani

Penulis : Ahmad Mansur Suryanegara

Ukuran : 17 x 25 cm

Halaman : xxix + 578 halaman

Cover : SC

ISBN : 978-602-8458-26-9

Cetakan 1, Maret 2010



Sinopsis :



Daftar Isi :


Generasi Ghuraba

Mengapa Islam Menjadi Asing dan Bagaimana Keluar dari Keterasingan



"Islam datang dalam keadaan terasing, dan ia akan kembali asing seperti keadaan semula. Maka berbahagialah Al Ghuroba’(HR. Muslim)

Menurut Syaikh DR. Salman al- Audah dalam bukunya Al Ghuroba’ Al Awwalun, Lafazh Ghariban, lafazh al ghurbah memiliki dua makna. Pertama, makna yang bersifat fisik seperti seseorang hidup di negeri orang lain (bukan negeri sendiri) sebagai orang asing. Kedua, Bersifat maknawiyah, yaitu bahwa seseorang yang dalam keistiqomahannya, ibadahnya, risalah islam dan menghindari fitnah-fitnah yang timbul, serta terasing di tengah kaum yang tidak memiliki prinsip Islam.

Buku ini adalah bagian pertama dari tetralogi yang mengkaji seluk-beluk Ghuraba (kelompok terasing) pada era awal Islam serta bagaimana mereka keluar dari keterasingan. Dijelaskan Mengapa Islam Menjadi Asing dan Bagaimana Keluar Dari Keterasingan. Rasulullah SAW 'menubuatkan'bahwa kelak Islam akan kembali terasing. Namun, Nabi SAW menjanjikan tetap eksisnya sekelompok umat yang selamat di tengah keterasingan ini. Merekalah kelompok yang disebut sebagai Firqah Najiyah (Golongan yang Selamat). 

Adapun seri berikutnya (yang ke-2) menguraikan ciri dan perbedaan antara Firqah Najiyah dan Tha'ifah Manshurah ;keduanya adalah kelompok yang selamat dari kegelapan umat.

Pada buku yang ke-3 yang judul terjemahannya Jihad, dijelaskan tentang pentingnya Amar Ma'ruf Nahii Munkar dan tentunya dijelaskan dengan trik-triknya.

Buku yang terakhir (uzlah wa khulthah) berupa penjelasan pedoman dalam segala kondisi. Damai dan berperang, kuat serta lemah, individual maupun kolektif, hanyalah soal keragaman ‘warna hidup’. Sekalipun kemenangan material belum berhasil diraih, setidaknya kemenangan maknawi menjadi hal yang harus diraih, dengan menyisakan dua pilihan: ‘uzlah (mengasingkan diri) atau khulthah (hidup berbaur).



Deskripsi :


Judul : Generasi Ghuraba

Judul Asli : Al Ghuruba al-Awwalun 

Penerbit : Aqwam

Penulis : Dr. Salman Al-Audah

Ukuran : 15 x 22.5 cm

Halaman : 351 halaman

Cover : SC

ISBN : 979-26-6303-7


Cetakan Pertama, Maret 2007



Sinopsis :



Daftar Isi :


Jumat, 28 Agustus 2020

Banjir Darah

Kisah Nyata Aksi PKI terhadap Kiai, Santri, dan Kaum Muslimin

HAMPIR SAJA BURUNG GARUDA DIGANTI PALU ARIT!


Sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI) penuh darah kekejaman di mana-mana. Mereka menyiksa, membakar, menyembelih, serta mengubur hidup-hidup para kiai dan santri. Menghasut para petani untuk berontak. Merampas harta-harta semua golongan yang tidak sepaham komunis. Semua tindakan PKI hanya untuk satu tujuan: mengganti NKRI menjadi Negara Komunis.  Negara anti Tuhan dan anti insan ber-Tuhan yang berlambang Palu Arit.


Deskripsi :

Judul : Banjir Darah
Judul Asli : -
Penerbit : Istanbul
Penulis : Anab Afifi - Thowaf Zuharon
Ukuran : 14 x 20.5 cm
Halaman : 415 halaman
Cover : SC
ISBN : 978-979-039-771-2



Sinopsis :


Daftar Isi :


Sabtu, 28 Maret 2020

Dilema Mayoritas

Pertarungan Ideologis Umat Islam Indonesia Menghadapi Kelompok Sekular, Komunis, dan Kristen Radikal




Deskripsi :

Judul : Dilema Mayoritas
Judul Asli : -
Penerbit : Medina Publishing
Penulis : Artawijaya
Ukuran :  cm
Halaman : 306 halaman
Cover : SC
ISBN :

Sinopsis :

Pertarungan Ideologis umat Islam Indonesia menghadapi kelompok sekular, Komunis dan Kristen Radikal adalah pertarungan yang mempunyai nafas panjang hingga kini. Pertarungan itu, dari dulu hingga kini, tak lepas dari skenario global untuk menaklukkan Indonesia, negeri Muslim terbesar di dunia. Pengaruh ideologi global yang berada di belakang kelompok anti-Islam menambah sengit pertarungan ini. Ketika Soekarno mengusung sekularisme dan menolak Islam sebagai dasar negara, ia berkiblat pada pemikiran Mustafa Kemal At-Taturk, anggota Freemansory dan bapak sekularisme Turki yang disebut oleh Mohammad Natsir sebagai "Begundal Zionis". Soekarno juga terbius pemikiran Karl Marx, seorang Yahudi anggota jaringan rahasia illuminati, yang ditugaskan kelompok itu untuk menyusun program revolusi dunia. Marxisme dijadikan tameng Soekarno untuk membentengi kekuasaannya dengan mengusung ideologi Nasakom (Nasionalis, Agama, Komunis).

Ordo Jesuit, sayap radikal kelompok Kristen yang juga banyak berperan menjegal aspirasi umat Islam Indonesia, atas nama kepentingan politik dan menghadapi musuh bersama, bekerjasama dengan kelompok Marxis untuk menjegal umat Islam. Sayap dari Ordo Jesuit, Missionary Mary Knoll, yang mengusung paham "Sosial Demokrat" dan "Teologi Pembebasan", yang berorientasi pada Komunisme, adalah organisasi militan yang berada di bawah kendali Freemasonry. Jika sampai hari ini perjuangan kita menegakkan syari'at Islam mendapat tentangan ketiga kelompok anti-Islam tersebut, maka sejatinya kita sedang bertarung melawan antek-antek Freemasonry, antek-antek Zionisme Internasional!

***************************

"Demokrasi yang mereka agung-agungkan mengajarkan vox populi vox dei (suara rakyat suara Tuhan). Jika rakyat yang mayoritas menginginkan kehidupan mereka diatur syariat, mengapa mereka harus menolak."
- KH. Ma'ruf Amien, Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat -


"Sejarah bangsi ini adalah sejarah yang dipenuhi oleh perjuangan umat Islam. Itu fakta sejarah. Tapi sampai saat ini, kita selalu dikhianati dan dipinggirkan. Sejarah yang dipenuhi selubung khianat ini, harus diluruskan!"
- Husein Umar, Mantan Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia -

******************************



DAFTAR ISI :


--

Membangun Manusia Berbasis Al-Qur'an

  Al-Qur'an merupakan pedoman dan tuntunan hidup setiap muslim, baik individu maupun masyarakat. Al-Qur'an diturunkan Allah Azza wa ...