Selasa, 21 Januari 2020

Panduan Hukum Islam


Deskripsi :

Judul : Panduan Hukum Islam
Judul Asli : I'lamul Muwaqi'in
Penerbit : Pustaka Azzam
Penulis : Ibnu Qayyim Al Jauziyah
Ukuran : 16 x 24 cm
Halaman : xxiv+896 halaman
Cover : HC
ISBN :

Sinopsis :


Daftar Isi :

BUKU PERTAMA

  • Pendapat para ulama seputar perangkat pendukung fatwa dan syarat-syaratnya serta orang yang boleh memberikan fatwa
  • Haramnya memberikan fatwa dalam masalah agama berdasarkan ra’yu karena perbedaan nash dan ra’yu yang tidak memiliki dasar untuk diterima
  • Riwayat orang-orang terpercaya tentang penolakan ra’yu
  • Sebagian wisas para sahabat
  • Surat Umar bin Khaththab
  • Pembahasan seputar qiyas (analogi)
  • Pengaruh kalimat tauhid
  • Hukum syara’; penyamaan antara dua hal yang serupa
  • Hadits Mua’dz bin Jabal ketika diutus Rasulullah ke Yaman
  • Ketetapan hukum Nabi Daud dan Nabi Sulaiman apakah hukuman yang dikenakan kepada seorang penjahat harus sama dengan tindak kejahatannya?
  • Perbedaan pendapat seputar nash; apakan nash itu mencakup hukum segala peristiwa
  • Istishhab dan pembagiannya
  • Kesalahan orang-orang yang berpegang teguh pada qiyas

BUKU KEDUA
  • Celaan terhadap emosi dan sabar dalam mencari kebenaran
  • Setiap individu memiliki tingkatan dalam beribadah kepada Allah
  • Larangan memberi fatwa dalam masalah tanpa didasari ilmu
  • Uraian seputar taqlid
  • Larangan empat imam madzab untuk bertaqlid kepada mereka
  • Haramnya fatwa dan hukum agama yang bertentangan dengan al qur’an, gugurnya ijtihad dan taqlid saat datangnya Al Qur’an serta ijma’ ulama dalam hal tersebut

BUKU KETIGA
  • Perubahan dan perbedaan fatwa berdasarkan perubahan waktu, tempat, kondisi, niat serta sesuatu yang terjadi kemudian
  • Allah tidak menurunkan suatu keterangan untuk menambah nama-nama yang dibuat-buat
  • Pembolehan hiyal bertentangan dengan prinsip saddudz-dzara’i kebanyakan siasat itu bertentangan dengan pijakan para imam mujtahid

BUKU KEEMPAT
  • Bolehnya mengikuti fatwa yang bersumber dari golongan salaf
  • Berbagai macam pertanyaan
  • Kewajiban perawi, mufti, hakim, dan saksi
  • Beberapa sikap yang harus dimiliki oleh seseorang yang menetapkan dirinya sebagai mufti
  • Beberapa perkataan Imam Ahmad tentang sifat-sifat seorang mufti
  • Empat macam mufti dan kedudukannya
  • Fatwa seorang hakim dan hukum fatwanya
  • Beberapa kondisi dilarangnya memberikan fatwa
  • Yang dilakukan seorang mufti jika kejadian serupa terulang lagi
  • Seluruh imam berpendapat berdasarkan hadits, jika benar, maka itulah madzhabnya
  • Apa yang dilakukan mufti dalam menjawab pertanyaan yang mengundang beberapa pengertian
  • Penanya bukan pengendali fatwa
  • Jika dua orang mufti berselisih
  • Fatwa Rasulullah saw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ibadah Sepenuh Hati

Ibadah itu nikmat! Dalam lantunan surat Al-Fatihah, terjadi dialog syahdu antara seorang hamba dengan Rabbnya. Di kegelapan yang hening, ter...