Rabu, 08 Januari 2020

Menikah Untuk Bahagia

Formula Cinta Membangun Surga di Rumah


Semua orang yang memutuskan menikah pastilah mengharapkan kebahagiaan. Namun, kenyataannya, mengarungi bahtera rumah tangga tidaklah semulus yang dikira. Riak-riak kecil kadangkala justru menjadi ombak besar laksana badai. Bahkan tak jarang, banyak orang yang justru tidak sadar akan masalah dalam perkawinannya hingga pasangannya menggugat cerai.

Jangan sampai hal tersebut terjadi pada Anda. Bahkan jauh sebelum menikah, Anda bisa mempersiapkan diri. Temukan caranya dalam buku ini. Penulis dengan lugas membagi rahasianya dalam membantu banyak pasangan untuk meraih kebahagiaan. Mereka juga membagi pengalaman jatuh-bangun mempertahankan pernikahannya yang berkali-kali hampir kandas.

Mungkin awalnya Anda akan kaget, menangis, atau bahkan babak belur membaca buku ini. Namun, Anda akan mendapatkan hasil yang sepadan pada akhirnya. Sesuatu yang berharga untuk diperjuangkan, yakni sebuah pernikahan impian.

Jadi, siapkah Anda menjadi bahagia?



Deskripsi :

Judul : Menikah Untuk Bahagia
Judul Asli :
Penerbit : Noura Books
Penulis : Indra Noveldy & Nunik Hermawati
Ukuran : 17 x 19 cm
Halaman : xxviii + 274 halaman
Cover : SC
ISBN : 978-602-7816-09-1

Cetakan vii, Oktober 2013



Sinopsis :



DAFTAR ISI:

Bagaimana Menggunakan Buku Ini ... xi
Pernikahan Impian, Nikmati Prosesnya ... xv
Apa Bekal Anda? ... 1
Sebuah Rahasia ... 6

BAGIAN 1 : TUJUAN ... 9

BAGIAN 2 : MINDSET ... 19
  • Do We Plan Our Marriage? ... 24
  • Hubungan Saya Baik_baik Saja. YAKIN? ... 29
  • Hukum Alam dalam Pernikahan ... 33
  • Bambu Cina ... 36
  • Hubungan Transaksional ... 38
  • Saya Percaya Tuhan ... 40
  • Berani Bayar Harganya ... 43
  • Pilih Bahagia Atau Ego? ... 46
  • Sudah Adilkah Saya? ... 48
  • Saya Sudah Melakukan yang Terbaik. REALLY? ... 51
  • Anda Tidak Sadar Sudah di Stadium 3! ... 54
  • It Takes Two to Tango ... 56
  • Jadi Orang Baik Saja Ternyata Tidak Cukup ... 58
  • Cita-Cita Saya Selingkuh! ... 61
  • Cekcok itu Bumbu dalam Pernikahan (?) ... 64
  • Kapten Bengek ... 66
  • Pembiaran ... 70
  • Stop The Victim Mentality ... 73
  • Stop The Blaming Game ... 75
  • Soulmate ... 78
  • Salah Pilih Pasangan ... 81
  • Antara Kucing Angora, Banteng, Matador, dan Zombie ... 84
  • Memuaskan Ego ... 87
  • Mental Survival ... 92
  • Cerai = Melarikan Diri(?) ... 95
  • Berubah = Menjadi Orang Lain )?) ... 98
  • Berubah Atau Dipaksa Berubah(?) ... 101
  • Status Tanpa Hubungan ... 105
  • Apakah Pernikahan Ini Layak Diperjuangkan (?) ... 107
  • Mempertahankan Pernikahan Demi Anak ... 110
  • Jangan Terburu-Buru Memulai Hubungan Baru ... 112
  • Perbaiki Hubungan Dengan Orang Tua ... 114
  • You're Not Alone ... 116
BAGIAN 3 : KNOWLEDGE AND SKILL ... 119
  • Anda Menikah Dengan Manusia ... 124
  • Terima Aku Apa Adanya ... 127
  • Nyaman-Trust-Install ... 131
  • Nyaman ... 135
  • Trust ... 139
  • Jangan Beri Cek Kosong ... 143
  • Install ... 145
  • Pisik ... 149
  • Yuk, Kencan ... 156
  • Cinta Itu Tidak Penting, Yang Penting Komitmen (?) ... 158
  • Yuk, Kenali Diri Sendiri ... 159
  • Menikmati Penderitaan ... 166
  • Pria dan Wanita Itu Berbeda ... 169
  • Kebutuhanku Kebutuhannya ... 172
  • Be Loveable ... 181
  • You Both Need a Good Laughter ... 183
  • Jangan Curhat Kepada Lawan Jenis ... 187
  • Stadium Konflik dalam Pernikahan ... 190
  • Ambil Tanggung Jawab ... 196
  • Bangun Track Record ... 198
  • Mertuamu Bukan Musuhmu ... 200
  • Mari Belajar dari Multilevel Marketing ... 205
  • Komunikasi ... 209
  • Menuntun, Bukan Menuntut ... 218
  • Aliran Kebatinan ... 223
  • Share Holder Meeting ... 226
  • Talk Through Your Eyes ... 236
  • Ayo, Bangun S.O.P! ... 238
  • Ciptakan Momentum ... 241
BAGIAN 4 : KOMITMEN ... 245

BAGIAN 5 : BERSERAH ... 251
  • Sebuah Renungan ... 258
Sharing Klien ... 262
Tentang Penulis ... 267
Mengapa Relatiopnship Penting dalam Pekerjaan (?) ... 269


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ibadah Sepenuh Hati

Ibadah itu nikmat! Dalam lantunan surat Al-Fatihah, terjadi dialog syahdu antara seorang hamba dengan Rabbnya. Di kegelapan yang hening, ter...