Selasa, 01 Januari 2019

Al-Ahkam As-Sulthaniyyah


Hukum-Hukum Penyelenggaraan Negara dalam Syariat Islam



Bagaimana konsep kenegaraan versi Islam, agama yang ditegaskan Allah Ta’ala sebagai rahmat untuk semua alam semesta, agama yang diturunkan sebagai pamungkas agama-agama samawi, dan akidah aplikatif yang menghasilkan nidzam (sistem) yang universal dan integral? Bagaimana ketangguhannya dalam menghadapi badai zaman dan pengaruhnya dalam pemerintahan dan rakyat yang menjadi obyek penerapannya? Apa rahasia ketangguhannya hingga sampai detik ini ia tegar dan tidak terusik, kendati musuh-musuh Islam telah merobohkan bangunannya (Daulah Utsmaniyah di Turki) melalui antek-anteknya pada tahun 1924? Apa kuncinya hingga orang-orang non-Muslim dulu justru merasa nyaman hidup di bawah naungannya? Bagaimana cara penerapannya hingga negara menjadi stabil, rakyat patuh kepadanya dan keadilan merata dirasakan semua pihak?

Jika Anda mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an, hadits-hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam , dan hukum-hukum fiqh atau masalah-masalah yang disepakati para Khalifah Rasyidin, dan generasi sesudahnya, maka Anda lihat bahwa Syariat Islam ini sangat sarat dengan prinsip-prinsip sistem politik, sistem moneter, sistem pemerintahan, sistem peradilan, dan aspek-aspek lain yang dibutuhkan negara.

Bagaimana detail sistem politik, sistem moneter, sistem pemerintahan dan sistem peradilan versi Islam tersebut, maka buku Al-Ahkam As-Sulthaniyyah adalah jawabannya. Inilah buku politik pertama dalam Islam yang ditulis pakar tata negara Islam, hakim pada Negara Bani Abbasiyah, imam bagi para pengikut madzhab Imam Syafi’i pada zamannya, ahli fiqh, ahli ushul fiqh, pakar bahasa Arab, dan pakar tafsir, Imam Al-Mawardi Rahimahullah .

Seperti diakui Imam Al-Mawardi Rahimahullah dalam kata pengantar buku ini, bahwa ia menulis buku ini atas instruksi langsung dari khalifah ketika itu, karena saat itu belum ada pembukuan konsep kenegaraan Islam yang tercecer di banyak buku-buku fiqh. Oleh karena itu, ia merangkum konsep-konsep kenegaraan yang ada dalam buku-buku fiqh hingga tersusunlah buku ini untuk menjadi sebuah manual book bagi penyelenggaraan negara oleh kepala negara, dan semua aparatnya.

Nah, untuk pembaca kaum Muslimin, inilah mutiara kita bersama telah kami hadirkan, dengan harapan mudah-mudahan kehadiran buku ini bisa menjadi titik terang, kesadaran dan kebangkitan Daulah Islamiyyah! Aamiin .


Deskripsi :

Judul : Al Ahkam As Sulthaniyyah
Penerbit : Darul Falah 
Penulis : Imam Al Mawardi
Ukuran :  cm
Halaman : 472 halaman
Berat :  kg
Cover : HC


Daftar Isi :

KATA PENGANTAR MUHAQQIQ----------------------------------------------------------        vii
DAFTAR ISI-----------------------------------------------------------------------------        xiii
SEKILAS TENTANG BUKU INI--------------------------------------------------------------        xix
BIOGRAFI PENULIS-----------------------------------------------------------------------        xxiii
KATA PENGANTAR PENULIS---------------------------------------------------------------  xxxvii
1    PENGANGKATAN IMAM (KHALIFAH)--------------------------------------------      1
    Status Wajibnya Imamah (Kepemimpinan)-------------------------------------------      2
    Kriteria-kriteria Dewan Pemilih--------------------------------------------------------      3
    Kriteria-kriteria Dewan Imam (Khalifah)-----------------------------------------------      3
    Keabsahan Imam (Khalifah)--------------------------------------------------------------      4
    Pemilihan Imam (Khalifah)--------------------------------------------------------------      6
    Jika Imamah (Kepemimpinan) Diberikan kepada Dua Orang
    di Dua Tempat--------------------------------------------------------------------------      9
    Ketidakjelasan Seputar Imam (Khalifah)----------------------------------------------     10
    Keabsahan Imamah (Kepemimpinan) karena Penunjukan
    Imam (Khalifah) Sebelumnya-------------------------------------------------------------     11
    Penerimaan Pihak Penerima Amanat (Putra Mahkota) adalah
    Syarat dalam Imamah (Kepemimpinan)------------------------------------------------     13
    Pemberian Jabatan Putra Mahkota kepada Dua Orang atau
    Lebih Secara Berurutan-----------------------------------------------------------------     18
    Kewajiban Ummat Mengetahui Sifat-sifat Imam (Khalifah)-----------------------     22
    Sebutan Khalifah untuk Imam (Khalifah)----------------------------------------------     23
    Tugas-tugas Imam (Khalifah)------------------------------------------------------------     23
    Kapan Imam (Khalifah) Boleh Dipecat?-----------------------------------------------     26
    Cacat Tubuh pada Imam (Khalifah)-----------------------------------------------------     27
    Cacat Panca Indera------------------------------------------------------------------     27
    Hilangnya Organ Tubuh-----------------------------------------------------------     30
    Cacat Tindakan----------------------------------------------------------------------     32
2    PENGANGKATAN MENTERI-----------------------------------------------------------     37
    Menteri Tafwidhi/Plenipotentiary (dengan Mandat Penuh)----------------------     37
    Hak dan Tidak Haknya Menteri Tafwidhi/Plenipotentiary----------------     42
    Menteri Tanfidzi (Pelaksana)-----------------------------------------------------------     44
    Perbedaan antara Menteri Tafwidhi (Plenipotentiary)
    dengan Menteri Tanfidzi (Pelaksana)-------------------------------------------     47
3    PENGANGKATAN GUBERNUR PROPINSI------------------------------------------     52
    Jenis-jenis Propinsi-------------------------------------------------------------------     52
    Kriteria-kriteria yang Harus Dimiliki Gubernur Propinsi----------------------------     53
    Gubernur Khusus-----------------------------------------------------------------------     56
    Kriteria-kriteria Gubernur Khusus------------------------------------------------------     58
    Jabatan Gubernur Melalui Penguasaan terhadap Propinsi------------------------     59
4    PENGANGKATAN PANGLIMA JIHAD-----------------------------------------------     62
    Ketentuan-ketentuan Seputar Jabatan Panglima Jihad----------------------------     62
    Ketentuan pertama:
    Memberangkatkan Pasukan------------------------------------------------------     62
    Ketentuan kedua:
    Memimpin Perang--------------------------------------------------------------------     66
    Ketentuan ketiga:
    Hal-hal yang Harus Diperhatikan Panglima Jihad dalam
    Memimpin Anak Buahnya---------------------------------------------------------     76
    Ketentuan keempat:
    Hak-hak Jihad bagi Para Mujahidin---------------------------------------------     80
    Ketentuan kelima:
    Kesabaran Panglima Jihad dalam Memerangi Musuh
    Seperti Kesabaran Musuhnya----------------------------------------------------     89
    Ketentuan keenam:
    Perjalanan untuk Menyerang Musuh-------------------------------------------     95
5    JIHAD UNTUK KEMASLAHATAN UMUM----------------------------------------    101
    Jihad Melawan Orang-orang Murtad---------------------------------------------------    101
    Jihad Melawan Para Pemberontak------------------------------------------------------    108
    Jihad Melawan Para Pengacau Keamanan--------------------------------------------    116
6    JABATAN HAKIM-------------------------------------------------------------------------    122
    Pengangkatan Hakim dengan Madzhab yang Berbeda----------------------------    127
    Tehnis Pengangkatan Hakim-------------------------------------------------------------    130
    Kekuasaan Hakim itu Umum dan Khusus---------------------------------------------    132
    Otoritasnya Umum, Namun Tugasnya Khusus--------------------------------------    136
    Pengangkatan Dua Hakim di Satu Daerah---------------------------------------------    137
    Pembatasan Kekuasaan pada Kasus Tertentu----------------------------------------    137
    Meminta Jabatan Hakim------------------------------------------------------------------    139
    Hadiah untuk Hakim---------------------------------------------------------------------    141
7    JABATAN WALI PIDANA---------------------------------------------------------------    143
    Hari-hari Kerja Wali Pidana------------------------------------------------------------    147
    Tugas Wali Pidana----------------------------------------------------------------------    147
    Perbedaan Antara Wali Pidana dengan Hakim----------------------------------------    152
    Kondisi Dakwaan yang Diajukan kepada Wali Pidana------------------------------    154
    Jika Dakwaan Mengandung Unsur-unsur yang Menguatkannya------    154
    Jika Dakwaan Mengandung Unsur-unsur yang Melemahkannya------    160
    Jika Dakwaan Tidak Mengandung Unsur-unsur yang
    Menguatkannya dan Unsur-unsur yang Melemahkannya---------------    163
    Pelimpahan Tugas oleh Wali Pidana----------------------------------------------------    168
8    JABATAN NAQIB (KEPALA) ORANG-ORANG YANG
    BERNASAB MULIA-----------------------------------------------------------------------    171
    Naqib Khusus---------------------------------------------------------------------------    172
    Naqib Umum-----------------------------------------------------------------------------    174
9    JABATAN IMAM SHALAT-------------------------------------------------------------    178
    Imam Shalat Lima Waktu----------------------------------------------------------------    178
    Masjid-masjid Negara--------------------------------------------------------------    178
    Masjid-masjid Umum----------------------------------------------------------------    182
    Imam Shalat Jum’at---------------------------------------------------------------------    183
    Imam Shalat-shalat Sunnah--------------------------------------------------------------    186
    Shalat ‘Id (Hari Raya)---------------------------------------------------------------    187
    Shalat Gerhana Bulan dan Shalat Gerhana Matahari
    (Shalat Khusuf)----------------------------------------------------------------------    187
    Shalat Istisqa’ (Meminta Hujan)-------------------------------------------------    188
10    AMIRUL HAJ-----------------------------------------------------------------------------    191
    Memberi Kemudahan kepada Orang-orang yang Berhaji-------------------------    191
    Menyelenggarakan Haji------------------------------------------------------------------    195
11    PETUGAS SEDEKAH (ZAKAT)--------------------------------------------------------    201
    Hukum-hukum Mengambil Zakat--------------------------------------------------------    203
    Zakat Unta----------------------------------------------------------------------------    203
    Zakat Lembu--------------------------------------------------------------------------    205
    Zakat Kambing-----------------------------------------------------------------------    206
    Zakat Domba, Kerbau, dan Unta Bakhati
    (peranakan unta Arab dengan unta non-Arab)------------------------------    206
    Zakat Harta Gabungan Banyak Orang-----------------------------------------    209
    Zakat Kurma---------------------------------------------------------------------------    209
    Zakat Tanaman-----------------------------------------------------------------------    211
    Zakat Perak dan Emas--------------------------------------------------------------    212
    Zakat Hasil Pertambangan--------------------------------------------------------    213
    Zakat Harta Terpendam------------------------------------------------------------    214
    Doa untuk Orang yang Membayar Zakat---------------------------------------------    214
    Distribusi Zakat-----------------------------------------------------------------------    217
    Kondite Kedelapan Mustahik (Penerima Zakat) setelah
    Distribusi Zakat kepada Mereka---------------------------------------------------------    220
12    PEMBAGIAN FAI DAN GHANIMAH------------------------------------------------    225
    Fai------------------------------------------------------------------------------------    226
    Tugas Petugas Fai------------------------------------------------------------------    231
    Ghanimah-------------------------------------------------------------------------------    232
    Tawanan Perang---------------------------------------------------------------------    233
    Sandera--------------------------------------------------------------------------------    237
    Harta Kaum Muslimin yang Dikuasai Orang-orang Musyrik-------------    241
    Lahan Tanah yang Dikuasai Kaum Muslimin--------------------------------    243
    Harta Benda Bergerak--------------------------------------------------------------    245
    Ahlu Radhakh------------------------------------------------------------------------    248
13    PENENTUAN PAJAK DAN JIZYAH--------------------------------------------------    252
    Jizyah---------------------------------------------------------------------------------    253
    Syarat-syarat Penentuan Jizyah------------------------------------------------        257
    Al-Kharaj (Pajak)----------------------------------------------------------------------    261
    Petugas Pajak-------------------------------------------------------------------------    270
14    KETENTUAN TENTANG DAERAH-DAERAH YANG
    BERBEDA STATUS------------------------------------------------------------------------    271
    Tanah Suci-----------------------------------------------------------------------------    271
    Pembangunan Ka’bah---------------------------------------------------------------------    275
    Kiswah (Kain Penutup) Ka’bah---------------------------------------------------------    279
    Masjidil Haram------------------------------------------------------------------------    279
    Makkah Al-Mukarramah------------------------------------------------------------------    280
    Batas Tanah Haram (Suci)---------------------------------------------------------------    284
    Hukum-hukum Khusus bagi Tanah Haram (Suci)-----------------------------------    286
    Hijaz----------------------------------------------------------------------------------    289
    Sedekah untuk Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam--------------------------    291
    Daerah-daerah Selain Tanah Haram (Suci) Makkah dan Hijaz-------------------    296
    Ganti Rugi oleh Petugas----------------------------------------------------------------    297
15    MENGHIDUPKAN LAHAN MATI DAN PENGEBORAN AIR-----------------    298
    Bentuk-bentuk Menghidupkan Lahan Mati------------------------------------------    299
    Batas Lahan Mati-----------------------------------------------------------------------    301
    Pengeboran Air-------------------------------------------------------------------------    302
    Sumur----------------------------------------------------------------------------------    305
    Mata Air-------------------------------------------------------------------------------    309
16    PROTEKTORAT (LAHAN MATI YANG TERLINDUNGI)
    DAN FASILITAS UMUM----------------------------------------------------------------    311
    Fasilitas Umum-------------------------------------------------------------------------    314
    Fasilitas Umum yang Disiapkan di Padang Pasir----------------------------    315
    Fasilitas Umum yang Disiapkan di Halaman-halaman Rumah------------    316
    Fasilitas Umum di Trotoar Jalan Raya dan Gang----------------------------    317
    Duduknya Para Ulama dan Fuqaha’ di Forum-forum Ilmiah dan
    Masjid-masjid--------------------------------------------------------------------------    317
17    PEMBERIAN TANAH---------------------------------------------------------------------    320
    Pemberian Tanah dengan Status Hak Milik-------------------------------------------    320
    Pemberian Lahan Garapan---------------------------------------------------------------    323
    Pemberian Lahan dengan Status Hak Pakai-------------------------------------------    328
    Pemberian Lokasi Pertambangan---------------------------------------------------------    331
18    DOKUMEN NEGARA DAN HAL-HAL YANG TERKAIT DENGANNYA----    335
    Dokumen tentang Pemenuhan Hak dan Penarikan Harta--------------------------    341
    Dokumen Negara-------------------------------------------------------------------------    342
    Dokumen Khusus tentang Tentara------------------------------------------------------    343
    Penggolongan Tentara dalam Dokumen Negara-------------------------------------    344
    Penentuan Gaji-------------------------------------------------------------------------    346
    Dokumen Khusus tentang Propinsi-propinsi-----------------------------------------    348
    Dokumen Khusus tentang Pegawai, Pengangkatan dan Pemecatan-----------    351
    Dokumen Khusus tentang Pemasukan dan
    Pengeluaran Baitul Mal (Kas Negara)---------------------------------------------------    355
19    HUKUM-HUKUM SEPUTAR TINDAK KRIMINAL-------------------------------    358
    Hudud (Hukuman Syar’i)----------------------------------------------------------------    362
    Hudud (Hukuman Syar’i) Zina------------------------------------------------------------    365
    Hudud (Hukuman Syar’i) Potong bagi Pencuri---------------------------------------    371
    Hudud (Hukuman Syar’i) Peminum Minuman Keras--------------------------------    375
    Hudud (Hukuman Syar’i) bagi Orang yang Menuduh
    Orang Lain Berzina dan Hudud (Hukuman Syar’i) Li’an---------------------------    377
    Li’an    -------------------------------------------------------------------------------    379
    Qishas Atas Tindak Kriminal terhadap Jiwa dan Ganti Rugi-----------------------    381
    Qishas Atas Organ Tubuh---------------------------------------------------------------    386
    Luka di Kepala dan Wajah---------------------------------------------------------------    388
    Hukuman--------------------------------------------------------------------------------    389
    Ta’zir (Sanksi Disiplin)---------------------------------------------------------------    390
20    KETENTUAN-KETENTUAN SEPUTAR HISBAH----------------------------------    398
    Muhtasib (Petugas Hisbah) Adalah Pihak Pertengahan
    Antara Hakim dengan Wali Pidana-------------------------------------------------------    400
    Hisbah ialah Menyuruh kepada Kebaikan
    dan Melarang dari Kemungkaran---------------------------------------------------------    403
    Menyuruh kepada Kebaikan yang Terkait
    dengan Hak-hak Allah Ta’ala-----------------------------------------------------    403
    Menyuruh kepada Kebaikan yang Terkait
    dengan Hak-hak Manusia---------------------------------------------------------    407
    Menyuruh kepada Kebaikan yang Terkait dengan Hak-hak
    Bersama Antara Hak-hak Allah Ta’ala dan Hak-hak Manusia------------    411
    Melarang Manusia dari Kemungkaran--------------------------------------------------    412
    Melarang dari Kemungkaran yang Terkait
    dengan Hak-hak Allah Ta’ala-----------------------------------------------------    412
    Melarang dari Kemungkaran yang Terkait
    dengan Hak-hak Manusia---------------------------------------------------------    425
    Melarang Kemungkaran yang Terkait dengan Hak-hak
    Bersama Antara Hak-hak Allah Ta’ala dan Hak-hak Manusia------------    428

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ibadah Sepenuh Hati

Ibadah itu nikmat! Dalam lantunan surat Al-Fatihah, terjadi dialog syahdu antara seorang hamba dengan Rabbnya. Di kegelapan yang hening, ter...