Senin, 10 Agustus 2020

Tazkiyatun Nafs

Kajian Penyucian Jiwa - Intisari Ihya Ulumuddin


Jiwa manusia sering menerima serangan dari berbagai penyakit hati yang mengakibatkan akhlak manusia menjadi buruk, tidak sesuai dengan yang Allah gariskan dan Rasul-Nya contohkan. Bisa jadi orang yang terkena penyakit hati akan menjadi malas beribadah, pelaku maksiat, atau hamba dari hawa nafsunya.

Oleh karena itu, menyucikan dan membersihkan jiwa (tazkiyatun nafs) dari berbagai penyakit hati merupakan suatu keharusan sebagaimana yang Allah serukan dalam Al-Qur’an, dan itu menjadi aktivitas yang tak terpisahkan dari keseharian orang muslim. Alah sangat menyukai hamba-hamba-Nya yang menyucikan jiwa dan sangat membenci hamba-hamba-Nya yang mengotori jiwa dengan kemaksiatan.

Panduan lengkap tentang sarana-sarana penyucian jiwa telah tersaji di sini yang merupakan hasil edit Ustadz Sa’id Hawwa atas kitab Ihya Ulumuddin karya Imam al-Ghazali, dari hal-hal yang rumit dan bertele-tele, juga dari hadits dhaif sehingga sesuai dengan kebutuhan umat saat ini.



Deskripsi :

Judul : Tazkiyatun Nafs
Judul Asli : Al-Mustakhlash fi Tazkiyatil-Anfus
Penerbit : Pena Pundi Aksara
Penulis : Sa'id Hawwa
Ukuran : - cm
Halaman : xvi + 691 halaman
Cover : HC
ISBN : 979-3855-15-0

Cetakan Ketujuh, Mei 2008


Sinopsis :


Daftar Isi :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ibadah Sepenuh Hati

Ibadah itu nikmat! Dalam lantunan surat Al-Fatihah, terjadi dialog syahdu antara seorang hamba dengan Rabbnya. Di kegelapan yang hening, ter...