Tawakkal merupakan salah satu ibadah hati yang paling agung. Namun dalam realita kehidupan, kita dapati kebanyakan manusia melupakan faktor tawakkal tersebut. Mereka lebih cenderung menggantungkan hasil usaha mereka pada proses yang benar, sistim yang rapi dan hukum sebab akibat. Padahal yang mampu merealisasikan apapun yang mereka upayakan hanya Allah semata. Karena itu tawakkal berkaitan sangat erat dengan keimanan. Bahkan bertawakkal kepada Allah adalah syarat sahnya keislaman dan keimanan seseorang.
Kita tidak bisa terlepas dari ketergantungan kepada Allah barang sekejap mata pun. Jika kita mencoba bersandar kepada diri kita sendiri, maka kita telah menyerahkan diri kita kepada kelemahan, kekurangan, kekhilafan dan kesalahan. Dan jika kita bersandar kepada orang lain, maka kita telah mempercayakan diri kepada pihak yang sedikitpun tidak memiliki kemampuan untuk mendatangkan manfaat maupun mudharat. Karenanya kita tidak punya pilihan kecuali menyerahkan diri kepada Dzat yang ditangan-Nya terdapat segala urusan dan kekuasaan.
Namun demikian bukan berarti kita meninggalkan ikhtiar atau sebab akibat, karena melakukan hal tersebut merupakan bagian dari kesempurnaan tawakkal. Akan tetapi kita juga tidak boleh sepenuhnya bersandar kepada sebab tersebut. Dengan demikian melakukan ikhtiar yang disyari’atkan menunjukkan kesempurnaan dan kekuatan tawakkal, dan meninggalkannya menunjukan kebodohan terhadap syari’at Allah. Apabila kita membaca kisah-kisah para Nabi, begitu pula Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya, kita akan dapati mereka sebagai manusia yang paling bertawakkal kepada Allah Ta’ala, namun demikian mereka juga melakukan sebab dan meyakini bahwa hal tersebut merupakan bagian dari kesempurnaan tawakkal kepada Allah.
Buku di tangan pembaca ini menjelaskan secara rinci makna tawakkal kepada Allah yang sesungguhnya. Apabila kita dapat menerapkannya dalam kehidupan kita, niscaya akan membuahkan berbagai kebaikan bagi kita, baik di dunia maupun di akhirat.
Semoga kehadiran buku ini dapat memotifasi diri kita menjadi hamba-hamba Allah yang bertawakkal dan menggantungkan urusan hanya kepada-Nya.
Deskripsi :
Judul : Tawakkal, Bergantung Sepenuhnya Kepada Allah
Judul Asli : At-Tawakkul 'alallaahi Ta'aalaa
Penerbit : Pustaka al-Inabah
Penulis : Dr. 'Abdullah bin 'Umar ad-Dumaiji
Ukuran : 15.5 x 23.5 cm
Halaman : xiv + 336 halaman
Cover : SC
ISBN : 978-979-1002-18-9
Cetakan Pertama, Agustus 2015
Sinopsis :
Daftar Isi :
Informasi Seputar Buku (Buku-buku Milik Pribadi dengan Koleksi Lebih dari 1.600 Judul Buku)
Label
- 001 DAFTAR ISI (1)
- 01 Al Qur'an (87)
- 02 Hadits (62)
- 03 Aqidah (54)
- 04 Fiqih Ibadah (103)
- 04a Doa dan Ibadah (22)
- 05 Akhlaq & Kepribadian muslim (36)
- 06 Sirah Rasul & Shahabat (51)
- 07 Sosial Budaya & Politik (34)
- 08 Motivasi Qur'an (19)
- 09 Motivasi & Pengembangan Diri (80)
- 10 Pendidikan Anak dan Keluarga (109)
- 11 Tazkiyatun Nafs (70)
- 12 Tarbiyah (43)
- 13 Dakwah & Pemikiran (53)
- 14 Fiqih Dakwah (42)
- 15 Dunia Islam Kontemporer (36)
- 16 Kisah Inspiratif untuk Anak (14)
- 17 Remaja (18)
- 18 Perempuan (28)
- 19 Marketing & Manajemen (11)
- 20 Kesehatan (10)
- 21 Elektronika dan Komputer (11)
- 22 Novel Cerpen Komik (33)
- 23 Games Outbound (30)
- 24 Hobi & Keterampilan (2)
- 25 Sastra & Bahasa (10)
- Tema (25)
Kamis, 13 Agustus 2020
Tawakkal, Bergantung Sepenuhnya Kepada Allah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ibadah Sepenuh Hati
Ibadah itu nikmat! Dalam lantunan surat Al-Fatihah, terjadi dialog syahdu antara seorang hamba dengan Rabbnya. Di kegelapan yang hening, ter...

-
(Sejarah dan Biografi Ulama Salaf) Buku Hilyah Al Auliya' ini merupakan ensiklopedi Islam yang memaparkan sejarah dan biografi par...
-
Kesan pertama seorang murabbi di mata binaannya ditentukan -salah satunya- oleh seperti apa murabbi itu membuka halaqahnya. Dalam teori komu...
-
Saatnya kita mengatur langkah. Saatnya kita kembali menata arah. Saatnya kita bermuhasabah. Bertubi-tubi cobaan dan fitnah di jalan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar