Mana yang harus didahulukan, hadiah atau hukuman?
Mana yang harus lebih banyak diberikan, hadiah atau hukuman?
Apa akibatnya jika keseimbangan hadiah-hukuman tidak diperhatikan?
Bagamana cara menghukum yang efektif?
Bagaimana dengan anak yang belum mau berbuat baik jika tanpa upah hadiah?
Bolehkah memberi uang sebagai hadiah?
Masih ada begitu banyak pertanyaan seputar efektifitas metode pemberian hadiah dan hukuman sebagai metode pendidikan anak. Irawati Istadi membahasnya tuntas di buku mini ini. Sebuah elternatif berharga bagi orangtua dan pendidik yang mencintai permata hatinya.
Deskripsi :
Judul : Agar Hadiah dan Hukuman Efektif
Judul Asli : --
Penerbit : Pustaka Inti
Penulis : Irawati Istadi
Ukuran : 12 x 17 cm
Halaman : xii + 122 halaman
Cover : SC
ISBN : 979-3751-16-9
Sinopsis :
DAFTAR ISI :
Pengantar Penerbit
Sekilas Kata
BAB 1 Mencari Metode Terbaik
Metode Perantara ... 3
Bisa Obat, Bisa Racun ... 7
Kesetimbangan Hdiah dan Hukuman ... 11
Faktor Kesiapan Anak, Ibarat Tabungan ... 15
Maksimalkan Perhatian Positif, Minimalkan Perhatian Negatif ... 19
Orangtua Pemadam Kebakaran? No Way!! ... 23
BAB 2 Ketika Hadiah Diberikan
Prinsip-prinsip Pemberian Hadiah ... 27
Penilaian Didasarkan pada 'Perilaku', bukannya 'Pelaku' ... 29
Harus ada Batasnya ... 33
Paling Baik Berupa Perhatian ... 37
Hati-hati dengan Uang ... 42
Distandarkan Pada Proses, Bukan Hasil ... 45
Dimusyawarahkan Kesepakatannya ... 47
Hadiah Sesuai Rangking yang Menyesatkan ... 51
BAB 3 Ketika Hukuman Dijatuhkan
Prinsip-prinsip Pemberian Hukuman ... 63
Mengapa Hukuman Tidak Efektif?? ... 65
Dijaga Kesetimbangan Hukuman dengan Hadiah ... 67
Kepercayaan Dulu, Baru Hukuman ... 71
Distandarkan Pemberiannya pada 'Perilaku' ... 77
Menghukum Tanpa Emosi ... 81
Sudah Disepakati Sebelumnya ...86
'Pengambaian' sebagai Bentuk Hukuman Teringan ... 90
Tahapan Pemberian Hukuman ... 94
Spesifik ... 97
Fleksibel ... 98
BAB 4 Memahami Tujuan dan Menyadari Keterbatasan
Pengendalian Emosi ... 105
Menumbuhkan Motivasi Instrinsik ... 113
Tidak ada komentar:
Posting Komentar