Barangsiapa yang mengenal dirinya, ia akan sibuk untuk memperbaiki dirinya daripada sibuk mencari-cari aib dan kesalahan orang lain. Barangsiapa yang mengenal Tuhannya, ia tidaka kan sibuk mengumbar hawa nafsunya. Amal yang paling bermanfaat adalah yang dikerjakan dengan ikhlas tanpa sepengetahuan orang lain. Orang yang beriman adalah orang yang menumpahkan seluruh perhatiannya untuk menerima setiap yang diperintahkan Allah. Kehidupannya tidak tersita hanya untuk mengurusi dunia karena ia berkeyakinan, bahwa selama ajal masih ada, rizki pasti akan datang. Jika salah satu pintu rizki tertutup karena hikmah yang Allah inginkan, maka dengan rahmat-Nya, Allah akan membukakan jalan yang lebih baik.
Al fawa'id adalah kitab yang ditulis oleh Ibnu Qayyim dalam rangka mewujudkan pribadi takwa sebagaimana disinggung di atas. Al Fawa'id sendiri artinya kumpulan-kumpulan faidah, sehingga dalam buku ini beliau tidak terikat dengan metode penulisan tertentu. Beliau mendiskusikan berbagai macam masalah dan buku ini pun dapat dikatakan sebagai kapita selektanya Ibnu Qayyim. Tema-tema yang dibahas dalam buku ini cukup beragam di anataranya: Tafsir Al Qur'an, tafsir sunnah Nabi, penuturan para ahli ibadah, orang-orang zuhud, pokok-pokok pikiran tentang kehidupan dan kematian manusia, pokok-pokok ajaran tentang tempat kembali, cara-cara penyucian jiwa, hati, suluk, dan lain-lain. Yang semua itu merupakan hasil perpaduan antara pemikiran yang mendalam, perenungan yang kuat dan pandangan yang jauh.
Deskripsi :
Judul : Al Fawa'id, Menuju Pribadi Takwa
Judul Asli : Al Fawa'id
Penerbit : Al Kautsar
Penulis : Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
Ukuran : 15.5 x 24 cm
Halaman : 270 hal
Cover : SC
ISBN : 979-592-134-7
Cetakan Kelima, April 2008
DAFTAR ISI :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar