Konsep Pemerintahan Islam serta Studi Kritis terhadap "Kerajaan" Bani Umayyah dan Bani Abbas
Inilah sebuah buku langka dalam khazanah kepustakaan Islam.
Di tengah kecenderungan melakukan idealisasi, ia dengan berani berupaya menyibak fragmen-fragmen kelam dalam sejarah Islam dini.
Sudah tentu bukan tanpa tujuan.
Penulis Sejarah yang salah hanya akan membuat kita tidak dapat mengambil epalajaran darinya. Maka, dengan gaya menulis yang lugas, kemampuan analisis yang tajam, dan dukungan kepustakaan yang kaya, Abul A'la al-Maududi -tokoh dunia Muslim asal Pakistan, pendiri gerakan Islam Jama'at-i Islami ini- membuka lembaran-lembaran hitam sejarah Bani Umayyah dan bani Abbas demi menampilkan kembali keluhuran konsep dan praktik Khilafah Nabawiyah yang telah mereka selewengkan ke dalam sistem Kerajaan (Monarki).
Di dalamnya diungkapkan dengan jernih prinsip-prinsip luhur ajaran Islam tentang Khilafah (kepemimpinan Kegagamaan) yang diotegakkan oleh ajaran dan praktik Nabi Muhammad SAW, dan penyelewengan-penyelewengan amat kontras yang dilakukan oleh pimpinan rezim-rezim "Islam" yang datang setelah era al-khulafa' al-rasyidun.
Melewati buku ini, Maududi memaparkan dengan gamblang konsep Islam tentang pemerintahan, kristalisasi akidah ahlus-Sunnah, dan kondisi hukum Islam oleh Imam Abu Hanifah dan Abu Yusuf.
Karya ini menjadi lebih menarik karena dilengkapi dengan tanggapan penulisnya terhadap kecaman-kecaman yang dilontarkan atas buku kontroversial, tapi amat penting ini.
Deskripsi :
Judul : Khilafah dan Kerajaan
Judul Asli : Al-Khilafah wa Al-Mulk
Penerbit : Mizan
Penulis : Abul A'la Al-Maududi
Ukuran : 14.5 x 19.5 cm
Halaman : 456 halaman
Cover : SC
ISBN : -
Cetakan VI, tahun 1996
Sinopsis :
Daftar Isi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar