Rabu, 22 Juli 2020

Melejitkan Potensi Diri

Kiat Mengatasi Problema Kehidupan


Manusia adalah makhluk yang unik sekaligus paling sempurna di antara ciptaan- ciptaan Allah. Dia menganugrahi manusia akal pikiran, hati, dan hawa nafsu, sehingga mampu mewujudkan dirinya menjadi pribadi yang potensial secara emosional, intelektual, dan spiritual.

Banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang memerintahkan kepada kita untuk merenungi dan memikirkan nikmat-nikmat yang telah Allah karuniakan kepada kita. Di antaranya tersebut dalam firman-Nya, “Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?” (QS. Adz-Dzariyat: 21)

Ayat ini seolah berkata, “Kenalilah diri Anda, galilah potensi diri Anda, rubahlah diri Anda menjadi manusia pandai bersyukur agar berbahagia, puaslah dengan apa yang Dia berikan kepada Anda, jangan berputus asa dari rahmat-Nya…

Barangsiapa yang dapat mengenali dirinya, maka dia telah mengenal Tuhannya.”

Dengan mengenal diri, siapa pun dia, maka dia telah mempersiapkan dirinya menjadi manusia yang seutuhnya, yakni menjadikan hidupnya lebih bermakna baik di hadapan manusia ataupun di hadapan Allah Ta’ala.
  • Bagaimana kiat-kiat agar dapat mengenal diri dengan baik?
  • Bagaimana menempuh jalan agar hidup bahagia?
  • Apakah yang semestinya dilakukan ketika mendapatkan kebahagiaan?
  • Bagaimana mempertahankan kebahagiaan itu?

Dalam buku ini Anda akan menemukan jawaban dan solusi dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.


Deskripsi :

Judul : Melejitkan Potensi Diri
Judul Asli : -
Penerbit : Darus Sunnah
Penulis : Abdullah bin Abdul Aziz Al-'Aidan
Ukuran : 12 x 21 cm
Halaman : 318 halaman
Cover : SC
ISBN : 978-979-3772-71-4

Cetakan Ketiga, April 2012

Sinopsis :



DAFTAR ISI :

Pencerahan Pembuka ... 6

Mukaddimah ... 7

I. TEMUKAN POTENSI DIRI ANDA ... 18
  1. Carilah Potensi Diri Anda ... 18
  2. Kenalilah Tujuan Hidup Anda ... 23
  3. Siapkan Skenario Untuk Menghadapi Setiap Kejadian ... 29
  4. Janganlah terbelenggu Oleh Keburukan Nasib akan Tetapi Fokuslah pada Cita-Cita ... 33
  5. Peta Bukanlah Keadaan Sesungguhnya ... 37
  6. Tinggal Ketakutan dan Kekhawatiran ... 45
  7. Yakinlah Akan Keadilan Allah! ... 50
  8. Kenalilah Penyebab Kesedihan dan Kegalauanmu ... 55
  9. Harimu Ialah Hari yang Sedang Engkau Jalani ... 58
  10. Hendaklah Engkau memiliki Tujuan ... 62
  11. Terimalah Dirimu Apa Adanya Tanpa Syarat Apapun ... 65
  12. Galilah Bakan Terpendammu ... 68
  13. Temukan Kemanisan dari Setiap Kepahitan ... 71
  14. Belajarlah Keterampilan Baru ... 77

II. JALAN MENUJU KEBAHAGIAAN ... 80
  1. Rubahlah Arah Hidupmu Melalui Pikiranmu, Maka Engkau Akan Berbahagia ... 80
  2. Selalu Berhasil Dalam Setiap Kesempatan Bukanlah Hal yang Penting ... 86
  3. Wujudkan Kebahagiaan Lewat Tanganmu Sendiri ... 89
  4. Jangan Putus Asa! ... 93
  5. Nikmatilah Semua Yang Ada Pada Diri Anda ... 97
  6. Jangan Menyerah Terhadap Kesedihan ... 100
  7. Perluas Ruang Kesenangan Anda ... 103
  8. Setiap Orang yang Berusaha Akan Mendapatkan Bagiannya ... 108
  9. Janganlah Anda Gantung Kebahagiaan Anda Hanya Pada Satu Hal Saja ... 111
  10. Qanaah -Pusa dan Rela- Adalah Bekal yang Tidak Akan Pernah Habis ... 114
  11. Senyumlah ... 118
  12. Kenapa Engkau Tunda Kebahagiaanmu? ... 122
  13. Perubahan Kecil yang Sangat Berarti ... 126
  14. Kebahagiaan Adalah Kesuksesan ... 129

III. KETIKA KITA BERBAHAGIA DENGAN ORANG LAIN ... 136
  1. Apakah Anda Telah Membahagiakan Orang Lain ? ... 136
  2. Cintailah Orang Lain ... 140
  3. Jauhilah Sifat Iri Hati dan Dengki ... 142
  4. Sedekah Adalah Kebaikan dan Kesenangan ... 145
  5. Apakah Engkau Telah Melakukan Satu Kebaikan Hari Ini? ... 149
  6. Perbanyaklah Kawan ... 153
  7. Maafkan dan Lupakan! ... 157
  8. Mengapa Engkau Menunggu Ucapan Terima Kasih dari Orang Lain? ... 160
  9. Hendaklah Engkau Memiliki Kegiatan Amal ... 164
  10. Meminta Maaf adalah Kelegaan dan Kecintaan ... 168
  11. Jangan Marah ... 171
  12. Jadilah Penyeru Kebaikan ... 174

IV. KUATKAN IMAN, ANDA AKAN BERBAHAGIA ... 180
  1. Ikhlaslah Dalam Semua Perbuatanmu ... 180
  2. Iman Adalah Wujud Kebahagiaan ... 183
  3. Dirikanlah Shalat Penuh dengan Khusyu' dan Tuma'ninah ... 187
  4. Carilah Kekuatanmu dari Kekuatan Yang Maha Agung ... 192
  5. Taubat Dari kesalahan Merupakan Tanda Keimanan dan membawa Ketenangan ... 195
  6. Yakinlah Kepada Allah dan Percayalah Kepada Dirimu Sendiri ... 199
  7. Istighfar Pintu Ketenangan ... 202
  8. Hendaklah Engkau Senantiasa Berinteraksi Dengan Al Qur'an ... 206
  9. Bukankah Dengan Mengingat Allah Hati Menjadi Tenang ? ... 210
  10. Jangan Lupa Do'a NAbi Yunus Alaihissalam ... 213
  11. Istikharahlah Dalam Setiap Urusanmu ... 216
  12. Obart Gundah Gulana dan Kesedihan ... 221
  13. Jangan Lupakan Harta Berharga Ini ... 224
  14. Bentengilah Dirimu dari Musuh Setan ... 227
  15. Ruqyah Merupakan Obat Segala Penyakit ... 236
  16. Jika Kalian Bersyukur Pastilah Akan Allah Tambahkan ... 241
  17. Jadikanlah Do'a Sebagai Senjata ... 246
  18. Yang Penting Anda Berhasil ... 252

V. HIDUP MERUPAKAN SEKOLAH MENUJU SUKSES ... 256
  1. Kehidupan Tidak Akan Pernah Sepi dari Kelelahan
  2. Mungkin Saja Bagian Terbaik dari Episode Kehidupan Anda Belum Tiba ... 262
  3. Dunia HAnya Sementara ... 265
  4. Jadilah Orang Yang Fleksibel ... 268
  5. Lakukan Sesuatu Setiap Hari ... 272
  6. Semua Rintangan Hanyalah Sementara ... 275
  7. Hati-Hati Dari Sikap Membanding-Bandingkan ... 278
  8. Atasi Sendiri Masalahmu ... 281
  9. Keseimbangan Merupakan Hukum Kehidupan/ Alami ... 283
  10. Hindarilah Waktu Kosong ... 287
  11. Jangan Tunda Pekerjaan Hari Ini Hingga Esok Hari ... 291
  12. Perkirakan Kemungkinan Terburuk ... 293
  13. Hati-Hati, Jangan Sampai Dikalahkan Oleh Hal-Hal Remeh ... 296
  14. Kesedihan Merupakan Penghapus Kesalahan dan Pengangkat Derajat ... 299
  15. Antar Mimpi dan Kenyataan ... 302
  16. Biasakanlah Berolah Raga ... 304
  17. Anda Sedang Diuji Di Dunia Ini ... 308
  18. Istirahatkan Diri Anda ... 311

Penutup ... 314


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ibadah Sepenuh Hati

Ibadah itu nikmat! Dalam lantunan surat Al-Fatihah, terjadi dialog syahdu antara seorang hamba dengan Rabbnya. Di kegelapan yang hening, ter...