Penyebaran Hadits lemah (dha'if) dan palsu (maudhu') telah merasuki berbagai literatur keagamaan seperti sebagian kitab tafsir dan syarah hadits, buletin, buku ilmiah, dan sebagainya. Penggunaan hadits-hadits dha'if dan maudhu' tersebut menimbulkan kerancuan pemahaman di berbagai unsur umat Islam, baik penguasa, ulama, apalagi masyarakat awam.
Masalah ini memang sangat pelik, karena bisa jadi seorang ulama secara tak sengaja menyertakan hadits dha'if dan maudhu' dalam karyanya, karena ia bukanlah seorang ahli hadits. Selain itu, memang ada yang memalsukan hadits dengan sengaja karena hendak mencapai tujuan politis, ekonomi, atau fanatisme mazhab.
Yang jelas, solusinya adalah mengembalikan otoritas di bidang ini, yakni ulama hadits. Salah seorang dari mereka, Muhammad Nashiruddin al-albani telah meneliti, membahas dan menulis Hadits-Hadits Dha'if dan Maudhu'. Jilid Pertama buku ini telah diterbitkan dan buku yang Anda sedang baca merupakan jilid kedua.
Sebuah literatur yang penting bagi dunia ilmu pengetahuan dan kehidupan beragama kita sehari-hari.
Deskripsi :
Judul : Silsilah Hadits Dha'if dan Maudhu' jilid 2
Judul Asli : Silsilatul-Ahaadits adh-Dhaifah wal-Maudhu'ah wa Atsaruhas-Sayyi' fil-Ummah
Penerbit : Gema Insani Press
Penulis : Muhammad Nashiruddin Al-Albani
Ukuran : 14 x 21 cm
Halaman : xxxiv + 450 halaman
Cover : HC
ISBN : 979-561-431-2
Cetakan Pertama, Maret 1997
Sinopsis :
DAFTAR ISI :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar