Rabu, 07 November 2018

Mendulang Faidah dari kisah Perjanjian Hudaibiyah

 Politik Islam Siyasah Syar’iyyah

Pada hakikatnya, pada perjalanan kali ini, kaum muslimin tengah menjalankan satu siasat politik sangat jitu sekali, hal itu disebabkan bahwa kaum muslimin akan memberikan kepada kaum musyrik Quraisy Mekkah dua pilihan, yang kedua-duanya sama-sama akan memojokkan dan menjatuhkan citra mereka di mata bangsa Arab.

Dua pilihan tersebut adalah: Pertama, membolehkan atau mengizinkan kaum muslimin untuk memasuki kota Mekkah untuk berthawaf melaksanakan umrah di Masjidil Haram. Kedua, mencegah atau melarang kaum muslimin untuk memasuki kota Mekkah untuk berthawaf di Masjidil Haram.

Seandainya kaum musyrik Quraisy memilih pilihan yang pertama; untuk membolehkan kaum muslimin memasuki Masjidil Haram, maka bangsa Arab akan mengatakan bahwa kaum muslimin telah berhasil memaksa kaum musyrikin untuk mengalah.

Apabila mereka memilih untuk mencegah kaum muslimin memasuki Masjidil Haram, maka bangsa Arab akan mengatakan bahwa kaum musyrik telah melarang orang-orang yang telah berniat suci untuk menziarahi dan mengagungkan Ka'bah yang telah menjadi tempat suci bagi bangsa Arab itu. Niscaya akan hilanglah isu yang beredar dan ditujukan kepada kaum muslimin selama ini, bahwa kaum muslimin telah menginjak-injak kehormatan tempat suci Allah subhanahu wa Ta'ala

Pada saat keberangkatan beliau ini, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah jelas-jelas mengumumkan kepada seluruh manusia bahwa kedatangan beliau bersama para Shahabatnya ke kota Mekkah adalah hanya untuk mengunjungi baitullah (Ka'bah) dan sama sekali tidak untuk berperang.

Ini merupakan suatu kesempatan bagi kaum muslimin untuk mengambil simpati bangsa Arab, oleh sebab itulah, maka setelah Perjanjian Hudaibiyah, banyak dari bangsa Arab yang masuk ke dalam agam Islam dengan berbondong-bondong.

Inilah yang disebut dengan Politik Islam (Siyasah Syar'iyyah).

Simaklah dengan baik siasat politik jitu lainnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam menghadapi siasat licik musuh-musuh Allah dalam buku yang ada di tangan pembaca ini ...

Selamat menyimak.



Deskripsi :

Judul : Mendulang Faidah dari kisah Perjanjian Hudaibiyah
Judul Asli : --
Penerbit : Muawiyah bin Abi Sufyan
Penulis : ust. Abdul Hakim bin Amir Abdat
Ukuran : 16,5 x 25 cm
Halaman : 263 halaman
Cover : HC
ISBN : --

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ibadah Sepenuh Hati

Ibadah itu nikmat! Dalam lantunan surat Al-Fatihah, terjadi dialog syahdu antara seorang hamba dengan Rabbnya. Di kegelapan yang hening, ter...