Kamis, 08 Oktober 2020

Untaian Nasehat Penyubur Iman

Kumpulan Tausiyah dan Nasehat Tokoh-Tokoh Terbaik Sepanjang Masa



"Mari kita memperbaharui iman kita barang sesaat, karena hati itu lebih cepat berbalik dan berubah melebihi periuk yang mendidih."

Nasehat inilah yang diucapkan oleh Abdullah bin Rowahah ra kepada Abu Darda ra sembari memegang tangannya. Nasehat ini juga sama persisi dengan apa yang pernah diucapkan oleh Mu'adz bin Jabal ra kepada salah seorang sahabatnya dengan mengatakan, "Duduklah sejenak bersama kami untuk memperbaharui iman kita."


Deskripsi :


Judul : Untaian Nasehat Penyubur Iman

Judul Asli : Hayya bina Nu'minu Sa'ah

Penerbit : Qaula

Penulis : Sa'id Abdul 'Adhim

Ukuran : 12.5 x 20 cm

Halaman : 397 halaman

Cover : SC

ISBN : 978-979-1082-88-4


Cetakan Pertama, Nopember 2009



Sinopsis :



Daftar Isi :


Sognando Palestine

Impian Palestina



Perang, kekerasan, ketakutan. Di balik itu tersimpan persaudaraan, cinta dan persahabatn. Sekelompok remaja Palestina, memutuskan untuk hidup dan bertahan di masa sulit. Masa berkobarnya rasa balas dendam, bom bunuh diri dan pengusiran. Meskipun demikian, mereka berusaha menjalani kehidupan yang normal, penuh solidaritas, dan keceriaan. Padahal setiap hari bisa saja menjadi hari terakhir bagi siapa saja. Satu-satunya senjata untuk bertahan adalah jiwa yang tegar dan keinginan untuk berjuang sampai titik darah penghabisan.

Ditulis oleh gadis belia berusia 15 tahun, novel kontroversial yang bermula dari cerita pendek peraih anugerah sastra di Italia ini telah menggemparkan dunia dan telah diterjemahkan dalam pelbagai bahasa dunia. Sognando Palestine menuai kritik pedas dari kaum Yahudi yang tidak rela dunia mendengar, menyaksikan atau membaca selain dari materi yang sejalan dengan sudut pandang mereka.

*****************************

"Novel yang ditulis oleh gadis belia berumur 15 tahun ini mendapat kecaman keras dari berbagai organisasi lobi Yahudi"

- Amina El-Bendary (Al-Ahram Weekly)

*****************************



Deskripsi :


Judul : Sognando Palestine

Judul Asli : Sognando Palestine (Halim bi Falesthin)

Penerbit : Qisthi Press

Penulis : Randa Ghazi

Ukuran : 12 x 17.5 cm

Halaman : ix + 232 halaman

Cover : SC

ISBN : 979-3715-65-0


Cetakan Pertama, Mei 2006




Sinopsis :



Daftar Isi :


Untukmu Yang Akan Menikah dan Telah Menikah



“Pernikahan yang dibeli dengan harta, akan dijual ketika harga jualnya lebih menguntungkan”

“Pernikahan demi kecantikan atau ketampanan semata, tak ubahnya rumah yang dibeli karena berandanya saja”

“Pernikahan adalah gerbang bagi suami istri menapaki titian kehidupan baru yang sarat kebahagiaan atau kesengsaraan atas kehendak berdua.”

“Janganlah membangun rumah di atas sebidang tanah, tapi bangunlah di atas pernikahan”

Berbahagialah anda, jika istri yang akan dan telah menjaid milik anda, bisa menjadi kekasih hati dan teman hidup, buah hati dan belahan jiwa, cahaya mata dan pelipur lara, penyembuh hati yang luka, setia dan pembangkit semangat, ratu kecantikan yang melebihi khayalan, lebih tahui tentang diri anda dari pada anda sendiri, cintanya tak pernah pupus dan pudar, qudwah hasanah bagi putra-putrinya, pencetak generasi rabbani yang diimpikan.

Juga selamat kepada anda, jika suami yang akan dan telah menikahi anda adalah sosok saleh, memandang diri anda dengan pandangan cerah penuh harapan, meyelami sanubari sebelum menyelami penampilan. Buku ini, “Untukmu Yang Akan Menikah dan Telah Menikah” memang sengaja diterbitkan untuk melengkapi kebahagiaan anda. Selamat merengkuh kebahagiaan.


Deskripsi :


Judul : Untukmu Yang Akan Menikah dan Telah Menikah

Judul Asli : -

Penerbit : Al Kautsar

Penulis : Syaikh Fuad Shalih

Ukuran : 14 x 21 cm

Halaman : xxiv + 404 halaman

Cover : HC

ISBN : 979-592-298-x


Sinopsis :



Daftar Isi :


Jas Mewah

Jangan Sekali-Kali Melupakan Sejarah dan Dakwah



Mengapa hingga saat ini orang-orang terus menulis dan mempelajari sejarah? Padahal, selama ini sejarah tidak pernah dianggap sesuatu yang sophisticated, tidak lebih bergengsi dibandingkan bidang ilmu lain. Pun, buku-buku sejarah bukanlah genre yang diminati luas yang kemudian menjadi bestseller seperti novel, misalnya. Jawabannya, karena mempelajari sejarah itu penting.

Dua per tiga isi Al-Qur`an bercerita tentang masa lalu. Kalau tidak begitu penting, mana mungkin kitab suci berisi kisah-kisah yang amat banyak? Masa depan kita akan menjadi lebih baik bila kita sanggup mengambil pelajaran kebajikan dan kebijaksanaan dari masa lalu. Tanpa sejarah, kita akan kesulitan mengkhayalkan (baca: merumuskan) masa depan. Inilah yang diajarkan Al-Qur`an, Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, hendaklah seseorang melihat apa yang telah berlalu untuk (merencanakan) hari esok. (Q.s. al-Hasyr [59]: 18). Simak penegasan Al-Qur`an seusai bercerita, Mereka itu umat-umat (terdahulu) yang sudah lewat. Bagi mereka apa yang telah mereka perbuat dan bagi kalian apa yang telah kalian perbuat. Kalian tidak akan ditanya tentang apa yang telah mereka lakukan. (Q.s. al-Baqarah [2]: 141).

Buku ini adalah sebentuk ikhtiar penulis dalam menyampaikan urgensi sejarah tersebut, sebagai upaya mengeja (kembali) Indonesia. Di dalamnya terbagi menjadi lima bagian; sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia, sejarah dan peran pesantren, sejarah gerakan dakwah di Indonesia, sejarah tokoh umat yang sekaligus tokoh bangsa, hingga strategi islamisasi penulisan dan pengajaran sejarah.

Selamat menikmati lembar demi lembar sajian sejarah dari Dr. Tiar Anwar Bachtiar, sejarawan muda yang concern dalam penulisan sejarah Islam di Indonesia.




Deskripsi :


Judul : JAS MEWAH (Jangan Sekali-Kali Melupakan Sejarah dan Dakwah)

Judul Asli : -

Penerbit : Pro-U Media

Penulis : Dr. Tiar Anwar Bachtiar

Ukuran : 15.5 x 23.5 cm

Halaman : 392 halaman

Cover : SC

ISBN : 978-602-7820-81-4


Sinopsis :



Daftar Isi :


Mewaspadai Kudeta Syi'ah

Sejarah Berdarah Ahlusunnah di Iran



“NKRI HARGA MATI”, ini adalah slogan yang banyak terpampang pada spanduk di markas-markas TNI, Kepolisian, dan jalan-jalan. Yang menjadi pertanyaan, “Sampai kapan NKRI dapat dipertahankan?” Ketika kalimat “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dihilangkan dari Piagam Jakarta sehingga terumuslah Pancasila sebagai azas tunggal; peran politik Barat sangat jelas terlihat dan dengan mudah menginfiltrasi demokrasi sehingga memarginalisasi Pancasila dalam partai politik-partai politik yang justru bertentangan dengan sila ketiga dan keempat. Pada akhirnya, anak bangsa terkotak-kotak dan tereksodus pola pikir liberalisme yang secara sistemik menggusur jatidiri bangsa. 

Umat Islam yang mayoritas Ahlussunnah adalah partisipan politik aktif yang terus terpinggirkan karena kelangkaan individual elit politik yang tidak pernah terkulminasi mengusung syariat. “Bola panas penegakan syari'at” meledak dalam sempalan-sempalan radikal dengan mengatasnamakan agama pada aksi-aksi terornya yang banyak mengorbankan jiwa dan harta. Adapun jargon terbaru mereka adalah ISIS. Wajah Islam kembali tercoreng karenanya sesuai dengan maksud para penyandang dana. Hanya saja wajah Ahlussunnah yang sudah muram tidak mudah dipatahkan akidahnya kecuali dengan seteru mereka, Syi’ah. Serigala berbulu domba. Yang dengan cakar taqiyahnya merampas hati orang-orang awam Ahlussunnah. Mereka tidak akan puas sebelum akidah imamah mereka yang mengafirkan Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khaththab Radhiyallahu Anhuma menjadi azas negara. Buku ini adalah sejarah pembantaian Syi’ah terhadap Ahlussunnah di Iran yang memperlihatkan metodologi kudeta yang dapat menjadi rekam jejak bagi kita umumnya dan pemerintah khususnya. Lihatlah hari ini! Irak, Suriah, Yaman, dan mungkin esok mereka melakukan hal yang sama di negara kita. Wahai anak bangsa, waspadalah! Sebelum semburat matahari esok terbit anak-cucu kita melihat NKRI hanya tertulis dalam nisan!



Deskripsi :


Judul : Mewaspadai Kudeta Syi'ah

Judul Asli : Ahwal Ahli As-Sunnah fi Iran

Penerbit : Darul Falah

Penulis : Abdullah Muhammad Al-Gharib

Ukuran : 13.5 x 20.5 cm

Halaman : 424 halaman

Cover : SC

ISBN : 978-602-9208-34-4


Cetakan Pertama, Maret 2017




Sinopsis :



Daftar Isi :


Aliran dan Paham Sesat di Indonesia



Entah mengapa, di Indonesia banyak berkembang aliran dan paham yang sesat lagi menyesatkan. Mungkin karena faktor historis yang pernah lekat dengan dunia perklenikan, atau karena pernah dijajah Belanda sekian abad lamanya sehingga meninggalkan jejak kebodohan yang tak kunjung hilang, atau mungkin karena faktor lain yang belum terdeteksi. Yang jelas, hal tersebut membuat rakyat Indonesia banyak tidak mau menggunakan akal sehatnya dalam menghadapi berbagai masalah dan lebih suka jalan pintas.

Dengan kondisi masyarakat seperti ini, tumbuh suburlah berbagai paham dan aliran sesat, dari yang berskala lokal hingga internasional. Dan satu hal yang hampir pasti, kebanyakan dari mereka -atau bahkan semuanya- memakai label yang berbau keislaman.

Sebutlah misalnya, ada aliran Isa Bugis yang menganggap umat Islam sekarang masih dalam periode Makkah. Ada Inkarus sunnah yang tidak mengakui hadits Nabi. Ada Lembaga Kerasulan (LK) yang menganggap bahwa iman mereka adalah rasul saat ini. Ada juga Darul Arqam yang menganggap pemimpin mereka sebagai imam mahdi dan memperoleh wahyu melalui mimpi-mimpi. Ada Ahmadiyah yang menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi. Dan ada lagi LDII (Islam Jamaah) yang menganggap orang Islam di luar kelompok mereka sebagai najis dan kafir. Dan ada pula agama "Salamullah" made in Lia Aminuddin, yang mengaku awam agama namun mendapatkan wahyu dari Malaikat Jibril!

Selain aliran-aliran adapula paham-paham seperti yang mendakwakan sebagai Islam liberal yang menyamaratakan semua agama juga turut meramaikan bursa kelompok sesat di Tanah Air. Ada demokrasi dan deklarasi HAM yang bertentangan dengan Islam. Ada juga paham perdukunan yang akrab dengan dunia perklenikan. Ada paham tarekat tasawuf yang berlebihan. Dan lain sebagainya.

Buku ini membeberkan selu beluk -semua- aliran dan paham sesat yang ada di Indonesia kepada Anda.



Deskripsi :


Judul : Aliran dan Paham Sesat di Indonesia

Judul Asli : -

Penerbit : Al Kautsar

Penulis : Hartono Ahmad Jaiz

Ukuran : 24 x 15.5 cm

Halaman : xxvii + 366 halaman

Cover : SC

ISBN : 979-592-187-8


Cetakan Kesebelas, Nopember 2005




Sinopsis :



Daftar Isi :


Ada Pemurtadan di IAIN



IAIN (Institut Agama  Islam Negeri) ataupun yang sudah berganti nama menjadi UIN (Universitas Islam Negeri) adalah lembaga pendidikan  Islam yang diharapkan melahirkan insan-insan muslim yang cerdas, istiqamah dengan ajaran agamanya, dan berakhlak mulia. Tetapi kini,lembaga- lembaga ini dari tahun ke tahun bukannya melahirkan insan-insan sebagaimana diharapkan, namun justru  semakin jauh dari Islam.

Semenjak IAIN berpindah kiblat dari Timur Tengah sebagai pusat Islam dan beralih ke Barat dan menjejali para mahasiswanya dengan berbagai macam filsafat, pesan-pesan pemikiran yang nyeleneh, liberal, dan sebagainya, maka hasilnya bisa ditebak ; IAIN sudah kehilangan spirit Islamnya. Sebaliknya, justru yang muncul adalah mahluk-mahluk liberal, bahkan sekuler. Tak heran, jika ada yang memelesatkan bahwa IAIN adalah Ingkar Allah Ingkar Nabi !

Adalah tugas umat Islam semuanya untuk menyelamatkan IAIN dari tangan-tangan liberal sekular yang sedang bahu-membahu menghancurkan IAIN, agar dapat dikembalikan ke garis Islam yang sebenarnya. Buku ini membuat kita sadar dan tergerak untuk turut memberikan perhatian terhadap adanya pembusukan bahkan pemurtadan di IAIN



Deskripsi :


Judul : Ada Pemurtadan di IAIN

Judul Asli : -

Penerbit : Al Kautsar

Penulis : Hartono Ahmad Jaiz

Ukuran : 24 x 15.5 cm

Halaman : xxiv + 244 halaman

Cover : SC

ISBN : 979-592-280-7


Cetakan Keenam, Agustus 2006




Sinopsis :



Daftar Isi :


Membangun Manusia Berbasis Al-Qur'an

  Al-Qur'an merupakan pedoman dan tuntunan hidup setiap muslim, baik individu maupun masyarakat. Al-Qur'an diturunkan Allah Azza wa ...